Kompas.com - 30/10/2018, 19:55 WIB

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Sebanyak 25 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang baru saja tiba di Batam melalui pelabuhan tidak resmi berhasil diselamatkan jajaran TNI AL yang sedang melakukan patroli laut, Minggu (28/10/2018) dini hari.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal IV Tanjungpinang Mayor Laut (KH) Martdianus Samuel Pontoh kepada Kompas.com mengatakan, 25 TKI ilegal yang berhasil diselamatkan terdiri dari 16 pria dan sembilan wanita.

"Saat ini para TKI tersebut sudah kami serahkan ke BP3TKI Tanjungpinang agar mereka bisa dipulangkan ke kampung halaman mereka masing-masing," kata Samuel, Selasa (30/10/2018).

Samuel menjelaskan, pengungkapan ini berawal saat KAL Mapor berhasil mendeteksi secara visual tentang adanya sebuah speed boat yang berkecepatan tinggi dari Malaysia menuju Batam di sekitar Perairan Batu Besar Nongsa Batam.

Saat itu juga personil KAL Mapor langsung melakukan pengejaran, penangkapan dan penyelidikan.

"Dari sana diketahui speed boat tersebut ternyata mendekati perairan dangkal disekitar karang Batu Besar, Nongsa, Batam," jelas Samuel.

Baca juga: Polisi Selamatkan 12 TKI Ilegal yang Diberangkatkan Lewat Jalur Tak Resmi

Kemudian KAL Mapor langsung menurunkan sekoci untuk melanjutkan pengejaran terhadap speed boat tersebut. Speed boat yang dikejar berhasil menurunkan secara paksa ke-25 TKI itu.

"Setelah berhasil menurunkan ke-25 TKI ilegal tersebut, speed boat tersebut langsung melarikan diri hingga akhirnya personil TNI AL hanya berhasil menyelamatkan 25 TKI ilegal tersebut yang diturunkan di laut," ungkapnya.

"Pengakuan dari beberapa TKI Ilegal yang berhasil diselamatkan itu, mereka mengaku diturunkan seperti binatang oleh pemilik speed boat tersebut. Bahkan ada sebagian tas para TKI ilegal yang masih tertinggal di speed boat," kata Samuel menceritakan pengakuan TKI yang diselamatkan itu.

Saat ini, ke-25 TKI ilegal yang berhasil diselamatkan itu sudah diserahkan ke BP3TKI Tanjungpinang agar mereka bisa dipulangkan.

Sebab, sebagian TKI yang tasnya tertinggal di speed boat sama sekali tidak memiliki uang, karena uang mereka berada di tas yang tertinggal tersebut.

"Namun sebelum kami serahkan ke BP3TKI Tanjungpinang, para TKI itu terlebih dahulu sudah kami lakukan pengecekan kesehatannya," ujarnya.

Kompas TV Sebanyak 40 Tenaga Kerja Indonesia yang diselundupkan dari Malaysia ke Kota Batam digagalkan petugas Patroli Lanal Batam.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Regional
Akselerasi Penyelesaian PTSL di Jatim, Gubernur Khofifah Minta BPN Gelar Kembali Rakor dan Sinkronisasi GTRA

Akselerasi Penyelesaian PTSL di Jatim, Gubernur Khofifah Minta BPN Gelar Kembali Rakor dan Sinkronisasi GTRA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.