Kompas.com - 29/10/2018, 16:06 WIB
Anggota keluarga penumpang pesawat Lion Air JT-610 menangis saat menunggu kepastian informasi sanak saudaranya di Bandara Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 29 Oktober 2018. Pesawat yang membawa 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, 2 pilot dan 5 awak kabin, jatuh di sekitar perairan Karawang. AFP PHOTO/HADI SUTRISNOAnggota keluarga penumpang pesawat Lion Air JT-610 menangis saat menunggu kepastian informasi sanak saudaranya di Bandara Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 29 Oktober 2018. Pesawat yang membawa 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, 2 pilot dan 5 awak kabin, jatuh di sekitar perairan Karawang.

KARAWANG, KOMPAS.com - Dewi, keluarga penumpang pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, Luthfi Ramdani (24), berharap ada mujizat.

"Kami berharap ada mujizat. Apalagi istrinya tengah mengandung tujuh bulan," ujar Dewi ditemui di Posko Tanjungpakis, Pantai Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Senin (29/10/2018).

Baca juga: Pramugari Alfiani Baru Dua Bulan Bekerja di Lion Air

Bagi Dewi, Luhfi sudah seperti anak sendiri. Pasalnya, dia pernah tinggal di rumahnya di Perumahan Karang Indah.

"Dia anak kakak saya yang di Bekasi. Tapi pernah kerja bekerja di Karawang dan tinggal di rumah saya. Jadi seperti anak sendiri," kata dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga: Nama-nama Anggota DPRD Bangka Belitung yang Jadi Korban Lion Air Jatuh

Dewi menyebutkan, keponakannya, Luthfi, berangkat dari Jakarta hendak ke Pangkal Pinang. Luthfi bekerja di Pos dan Giro Pangkal Pinang. Seharusnya, Luthfi tiba di Pangkal Pinang sekitar pukul 07.00 WIB.

"Begitu dapat informasi saya ke sini untuk mencari informasi. Luthfi mau ke Pangkal Pinang," katanya.

Baca juga: SAR Terima Laporan Banyak Pejabat di Lion Air yang Jatuh, dari Anggota DPRD hingga BPK

Sebelumnya diberitakan, pesawat Lion Air JT 610 hilang kontak sekitar pukul 06.50 WIB, sekitar 13 menit setelah terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng. Pesawat kemudian dinyatakan jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Pencarian terus dilakukan di lokasi di sekitar Tanjungpakis, Karawang, oleh tim gabungan. Puing badan pesawat, berbagai kartu identitas, ponsel, hingga potongan tubuh ditemukan di lokasi pencarian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.