Kompas.com - 29/10/2018, 14:33 WIB
Sejumlah kerabat dan tetangga mendatangi kediaman Darwin Harianto (51) salah satu korban dalam peristiwa kecelakaan pesawat Lion Air, di Perumahan Villa Mutiara Bogor, Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahSejumlah kerabat dan tetangga mendatangi kediaman Darwin Harianto (51) salah satu korban dalam peristiwa kecelakaan pesawat Lion Air, di Perumahan Villa Mutiara Bogor, Tanah Sareal, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).


BOGOR, KOMPAS.com - Darwin Harianto (51) dipastikan menjadi salah satu korban dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT-610. Pesawat dengan rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang itu sebelumnya sempat hilang kontak, Senin (29/10/2018) pagi.

Pantauan KOMPAS.com, suasana di alamat kediaman korban, Perumahan Villa Mutiara Bogor, Blok D1, Nomor 26, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, sudah ramai didatangi sejumlah kerabat maupun tetangga korban.

Rekan korban, Abdul Halim (43) mengatakan, akibat peristiwa itu istri korban mengalami shock.

Abdul menuturkan, Darwin dipastikan berada di dalam pesawat Lion Air JT-610 setelah namanya berada di dalam daftar manifes penerbangan itu.

Baca juga: TNI AL Kirim KRI, Taifib, hingga Denjaka untuk Bantu Pencarian Korban Pesawat Lion

Ia juga menyebut, identitas berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) atas nama korban juga ditemukan oleh petugas yang melakukan pencarian di sekitar lokasi pesawat itu jatuh.

"Terakhir, saya komunikasi sama beliau tadi malam. Saya sudah ketemu dengan istrinya, tapi masih shock," kata Abdul, di kediaman korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dirinya menambahkan, informasi mengenai jatuhnya pesawat yang ditumpangi korban didapatnya setelah muncul pemberitaan soal kecelakaan itu.

"Saya juga ada feeling. Saya terus telepon adik iparnya, ternyata benar," sebutnya.

"Beliau bekerja sebagai konsultan lingkungan. Oleh kantornya, dia ditugaskan mengambil sampling kebun kelapa sawit di Pangkal Pinang," tambah dia.

Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuh pada Senin (29/10/2018). Sebelumnya, pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu sempat hilang kontak.

Humas Basarnas Yusuf Latif mengatakan, pesawat itu jatuh di perairan dekat daerah Karawang, Jawa Barat.

Pesawat Lion Air itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB tujuan Pangkal Pinang. Kemudian mengalami hilang kontak pada pukul 06.33 WIB. 

Kompas TV Pilot Pribadi Alisudarso mengatakan sudah melaporkan ke polisi mereka yang telah menyebarkan kabar bohong.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.