3 Fakta Baru Kasus Ahmad Dhani: Tanggapan EF hingga Keterlibatan Mantan Wali Kota Batu

Kompas.com - 29/10/2018, 09:36 WIB
EF, koordinator elemen Bela NKRI yang dilaporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim Mabes Polri KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALEF, koordinator elemen Bela NKRI yang dilaporkan Ahmad Dhani ke Bareskrim Mabes Polri

KOMPAS.com - Ahmad Dhani melaporkan EF, warga Surabaya, ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan persekusi kepada dirinya.

Laporan tersebut sebagai respons atas kasus dugaan pencemaran nama baik yang saat ini tengah menjerat musisi grup band Dewa 19 tersebut.

Sementara itu, nama mantan Wali Kota Batu diduga terseret dalam kasus penipuan dan penggelapan Ahmad Dhani di Surabaya.

Berikut fakta terbaru dua kasus Ahmad Dhani di Surabaya.

1. Ahmad Dhani melaporkan EF ke Mabes Polri

Ahmad Dhani keluar dari ruang pemeriksaan Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (24/10/2018) malamKOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Ahmad Dhani keluar dari ruang pemeriksaan Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (24/10/2018) malam

Pada hari Jumat (19/10/2018) lalu, Ahmad Dhani melaporkan EF atas dugaan persekusi terhadap dirinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dhani melaporkan EF dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal penjara 5 tahun dan Pasal 18 Undang Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyatakan Pendapat di Muka Umum dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Dhani melaporkan EF karena menyebut dia sebagai koordinator aksi penghadangan dirinya di depan Hotel Majapahit Surabaya.

Seperti diketahui, Koalisi Bela NKRI telah melaporkan Ahmad Dhani ke Mapolda Jawa Timur atas kasus Vlog Idiot dan telah menetapkan Ahmad Dhani menjadi tersangka.

Baca Juga: Diperiksa Kasus "Vlog Idiot", Ahmad Dhani Sodorkan 3 Saksi Ahli

2. EF: Karena Ahmad Dhani menganggu stabilitas di Surabaya

Artis musik Ahmad Dhani tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Pusat, (19/10/2018) untuk melaporkan kasus persekusi yang menimpanya ketika berada di Surabaya, Jawa Timur.Kompas.com/Tri Susanto Setiawan Artis musik Ahmad Dhani tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Pusat, (19/10/2018) untuk melaporkan kasus persekusi yang menimpanya ketika berada di Surabaya, Jawa Timur.

EF, Koordinator Koalisi Bela NKRI, mengakui memang menggelar aksi di depan Hotel Majapahit Surabaya pada 26 Aguatus 2018, bersamaan dengan acara aksi deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya.

"Kami memang meminta Ahmad Dhani segera keluar dari Surabaya saat itu, karena mengganggu stabilitas di Surabaya," tuturnya.

Terkait laporan Ahmad Dhani ke Mabes Polri, dia mengaku menghargai proses hukum polisi, namun dia mengatakan belum mendapatkan panggilan pemeriksaan hingga saat ini.

"Saya merasa tidak pernah melakukan persekusi kepada Ahmad Dhani, kami hanya meminta dia meminta maaf kepada kami atas vlog yang dibuatnya," katanya ditemui, Minggu (28/10/2018).

Baca Juga: Saya Merasa Tidak Pernah Persekusi Ahmad Dhani...

3. Dugaan keterlibatan mantan Wali Kota Batu

Ahmad Dhani diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik di Mapolda Jatim, Kamis (25/10/2018)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Ahmad Dhani diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik di Mapolda Jatim, Kamis (25/10/2018)

Kasus penipuan dan penggelapan yang melibatkan musisi Ahmad Dhani menyeret nama mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko.

Nama Eddy disebut menjadi jaminan utang Ahmad Dhani kepada Zaini Ilyas, pengusaha asal Sidoarjo Jawa Timur. Eddy merupakan narapidana kasus korupsi

Ahmad Dhani dalam keterangannya menyebut utangnya sebesar Rp 400 juta kepada Zaini Ilyas atas rekomendasi Eddy Rumpoko.

"Jadi urusan saya dengan Pak Eddy sebenarnya, bukan dengan pelapor," kata Dhani, Kamis (25/10/2018) di Mapolda Jawa Timur.

Menurut Dhani, Eddy Rumpoko adalah teman baiknya. Dalam suatu acara di Malang pada 2016, Dhani mengutarakan ingin berinvestasi di sektor properti, lalu dia dikenalkan kepada Zaini Ilyas yang diminta Eddy Rumpoko meminjamkan uang senilai Rp 400 juta kepada Ahmad Dhani dengan jaminan Eddy Rumpoko.

Baca Juga: Nama Mantan Wali Kota Batu Disebut-sebut dalam Kasus Dugaan Penipuan Ahmad Dhani

Sumber: KOMPAS.com (Achmad Faizal)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.