Rusak karena Puting Beliung, Seluruh "Venue" di Jakabaring Akan Diasuransikan

Kompas.com - 28/10/2018, 20:00 WIB
Salah satu venue di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang,Sumatera Selatan mengalami kerusakan di atap usai dihantam angin puting beliung. Dari kejadian tersebut 14 venue mengalami kerusakan ringan dan berat. KOMPAS.com/ Aji YK PutraSalah satu venue di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Palembang,Sumatera Selatan mengalami kerusakan di atap usai dihantam angin puting beliung. Dari kejadian tersebut 14 venue mengalami kerusakan ringan dan berat.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 20 venue Jakabaring Sport City( JSC) Palembang, Sumatera Selatan akan diasuransikan untuk mengantisipasi bencana alam kembali merusak seluruh isi kompleks olahraga tersebut.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, perbaikan di 14 venue yang rusak berat dan ringan akibat dihantam angin puting beliung ditagetkan selesai sebelum 2019. 

“Saya target ini sebelum ganti tahun sudah selesai, kita asuransikan semuanya setelah diperbaiki biar aman,” kata Deru setelah meninjau kompleks JSD, Minggu (28/10/2018).

Baca juga: Kompleks Jakabaring Rusak Dihantam Puting Beliung, Kerugian Capai Rp 20 Miliar

Kerugian yang disebabkan oleh angin puting beliung tersebut ditaksir mencapai Rp 20 miliar. Dana perbaikan 14 venue yang rusak, menurut Deru, akan menggunakan biaya CSR karena pihak swasta juga ikut andil dalam pembangunan venue JSC, seperti venue bowling yang dibangun oleh Sinarmas.

“APBD kemungkinan sekitar setengahnya. Kalau memang ada CSR, bisa ringan sekali. Kalau CSR bisa menanggulangi, APBD diperkirakan hanya Rp 5-7 miliar terpakai,“ ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Perumahan Rakyat Provinsi Sumsel Basyarudin menjelaskan, venue yang mengalami kerusakan parah adalah tenis. Seluruh fasilitas yang ada di dalam venue tenis tak bisa digunakan lagi.

Venue tenis bukan rusak lagi, tapi memang roboh dan harus dibangun awal. Dananya sekitar Rp 4 miliar,” kata Basyarudin.

Baca juga: Ini 14 Venue di Jakabaring yang Rusak Dihantam Puting Beliung

Selain tenis, perbaikan venue Aquatic diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 4 miliar karena atap membran yang ada di venue tersebut butuh kualitas yang bagus.

“Biaya Aquatic mahal karena (membutuhkan) membran kualitas bagus. Itu menggunakan membran dari Perancis dan dimonitor dari Perancis. Kalau memang diasuransikan semua nantinya ke depan, itu bagus,” ujarnya.

Berikut ini daftar 14 venue yang mengalami rusak berat dan ringan akibat puting beliung:

1. Venue Aquatic atap yang terbuat dari membran terlepas
2. Venue Bowling bagian belakang dan plafonnya yang rusak.
3. Venue panjat tebing bagian atapnya juga terangkat.
4. Warehouse di samping rusunawa juga rusak akibat dihantam angin kencang.
5. Ruang Dining Hall mengalami kebocoran di bagian belakang.
6. Wisma Atlet atap dibagian belakang terangkat.
7. Dua publik toilet tertimpa pohon roboh sehingga mengalami kerusakan dan kaca pecah.
8. Venue Atletik kerusakan terjadi pada atap tribun yang melayang serta 2 tower lampu yang roboh.
9. Gor Ranau Dempo atapnya juga terbawa oleh angin.
10. Venue Dayung hampir seluruh atapnya terlepas tetapi strukturnya tetap ada.
11. Ponton di Venue ski air roboh.
12. Voli pantai beberapa angkurnya retak.
13. Venue tenis atap terlepas begitu juga struktur atap pun ikut terangkat akibat angin kencang.
14. Kerusakan terjadi pada shining JSC



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbaikan Jembatan Penggaron Picu Kemacetan di Tol Semarang-Solo

Perbaikan Jembatan Penggaron Picu Kemacetan di Tol Semarang-Solo

Regional
Karyawan PDAM Ditemukan Tewas, Kondisinya Sudah Membusuk

Karyawan PDAM Ditemukan Tewas, Kondisinya Sudah Membusuk

Regional
2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

2 Pria yang Videonya Viral Jambret Uang Pengemis Tua Ditangkap, 1 Masih Buron

Regional
Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh

Sejumlah Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Malang Penuh

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 November 2020

Regional
Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Nekat Mudik ke Solo Saat Libur Panjang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari di Benteng Vastenburg

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2020

Regional
Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Sempat Ditangkap, 2 Pelaku Money Politics Diduga Kabur ke Malaysia

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2020

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Pemkab Lembata Tetapkan Status Darurat Bencana

Regional
Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Kasus Pembakaran Resto Legian, Polisi Cocokkan Wajah 5 Terduga Pelaku

Regional
Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Berita Terbaru Kasus Dugaan Penganiayaan Ojek Online oleh Bahar Bin Smith

Regional
Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Pemerintah Desa Blokade 5 Rumah Pasien Positif Covid-19 Pakai Bambu, Ini Penjelasan Kades

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 November 2020

Regional
Angka 'Stunting' di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Angka "Stunting" di Sumedang Naik 3,28 Persen Akibat PSBB

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X