Kompas.com - 28/10/2018, 15:06 WIB
Warga Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta, Antre Mendapatkan Air Bersih Bantuan dari Alumni SMP N 2 Playen tahun 1984 Minggu (28/10/2018) Kompas.com/Markus YuwonoWarga Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta, Antre Mendapatkan Air Bersih Bantuan dari Alumni SMP N 2 Playen tahun 1984 Minggu (28/10/2018)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kemarau yang terjadi di kawasan selatan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menyebabkan warga harus rela menjual barang berharganya untuk membeli air bersih. Ada lima kecamatan yang masuk zona merah kekeringan yang membutuhkan air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki menyampaikan, ada lima kecamatan yang merupakan wilayah rawan kekeringan, yakni Kecamatan Semanu (Desa Dadapayu), Kecamatan Ngawen (Desa Jurangjero, Sambirejo, Besi), Kecamatan Gedangsari (Desa Watugajah, Mertelu, dan Hargomulyo), Kecamatan Girisubo (Desa Songbanyu, Tileng, Karangawen, Jepitu, dan Nglindur), Kecamatan Rongkop (Desa Melikan).

"Kelima kecamatan ini masuk zona merah, artinya paling membutuhkan air bersih," katanya.

Edy mengatakan, wilayah yang mengalami kesulitan air bersih ada 77 desa yang tersebar di 15 kecamatan. Jumlah warga yang terdampak juga terus mengalami penambahan, yaitu 38.937 KK atau 132.491 jiwa.

"Lima kecamatan yang mengalami kelangkaan yakni Girisubo, Rongkop, Ngawen, Gedangsari, dan Semanu. Lima kecamatan ini masuk zona merah artinya sangat membutuhkan bantuan air bersih," katanya saat dihubungi, Minggu (28/10/2018)

Menurut dia, kelangkaan ini dikarenakan tidak adanya sumber air, dan sudah berkurangnya sumber air akibat kemarau panjang.

"Untuk Girisubo sudah banyak bantuan dari swasta sehingga yang dari kami (BPBD) diarahkan ke lokasi yang lainnya," ucapnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Camat Girisubo, Agus Sriyanto, mengatakan, di wilayahnya ada 8 desa yang semuanya mengalami kekeringan cukup parah. Sebab, selama 9 bulan terakhir tidak ada hujan deras. Wilayah Girisubo memang terletak di wilayah yang termasuk yang pertama mengalami kemarau panjang.

"Total ada 82 dusun di wilayah kami, yang kesulitan air ada 62 dusun, yang tidak mengalami kekeringan karena sudah ada sambungan PDAM," ucapnya

"Memang sudah terjadi hujan beberapa waktu lalu, tetapi hujan lokal belum merata dan tidak begitu deras," tambahnya kemudian.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X