Kompas.com - 27/10/2018, 23:17 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemilihan Rektor Universitas Padjajaran (Unpad) periode 2019 - 2024 ditunda, lantaran ada beberapa perbaikan dari proses seleksi penetapan pemilihan rektor Unpad.

Awalnya, penetapan rektor akan dilakukan Sabtu (27/10/2018). Namun, Majelis Wali Amanat (MWA) menilai perlu adanya pengkajian ulang beberapa perbaikan proses seleksi tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Majelis Wali Amanat (WMA) Rudiantara, di Gedung Magister Manajemen Unpad, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/10/2018).

Baca juga: Isu SARA hingga KDRT Warnai Pemilihan Rektor Unpad, Ini Kata Menristek Dikti

"Pertama kami sampaikan bahwa dalam proses ini sampai dengan tadi rapat pleno ada dinamika dari proses pemilihan rektor ini. Dinamika ini kami sikapi dengan kemungkinan harus melakukan beberapa perbaikan dari proses," kata Rudiantara.

Perbaikan proses ini dilakukan untuk menerapkan good governance, suatu proses yang transparan, dan adil.

"Proses transparan dan adil ini bukan hanya kepada calon rektor yang mendaftar, tapi juga pada yang melakukan proses itu sendiri dalam hal ini panitia pemilihan rektor," pungkasnya.

Dengan adanya pengkajian kembali dari proses pemilihan rektor ini, kata Rudiantara, tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan dalam proses tersebut, termasuk 5 calon rektor yang gagal dalam tahapan seleksi sebelumnya.

"Karena ada review dari proses mungkin akan ada perubahan proses. Nah sekarang sedang dilakukan review atas proses itu sendiri berdasarkan masukan dari stakeholder utama," katanya.

Adapun pengunduran ini pun tidak menyalahi aturan. Berdasarkan Statuta Unpad PP 51, penetapan rektor paling lambat tiga bulan sebelum masa jabatan periode rektor saat ini berakhir.

Seperti diketahui, masa jabatan rektor periode 2014-2019, akan berakhir 13 April 2019. Adapun pengkajian ulang akan dilakukan MWA selama kurang lebih dua minggu.

"Nanti kami lihat lagi sampai sejauh mana, kami masih punya waktu yang panjang karena berdasarkan statuta dari Unpad PP 51, paling lambat kami ini menetapkan rektor 3 bulan sebelum masa berakhirnya masa jabatan," tuturnya.

Meski begitu, Rudiantara menjamin perubahan proses seleksi pemilihan rektor ini pun tidak akan dilakukan dari awal.

"Kami belum pastikan sejauh mana, tapi kami pastikan tidak dari nol, seperti penjaringan. Kami ingin selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan paling lambat 13 Januari," katanya.

Kompas TV Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran menggelar festival budaya di kampus Unpad, Jatinangor, Sumedang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.