Ma'ruf Amin: Saya Lebih Muda daripada Perdana Menteri Malaysia

Kompas.com - 26/10/2018, 21:45 WIB
Cawapres nomor urut 01, KH Maruf Amin di Ponpes Al Muayyad Mengkuyudan, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (24/10/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANICawapres nomor urut 01, KH Maruf Amin di Ponpes Al Muayyad Mengkuyudan, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (24/10/2018).

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Ma'ruf Amin, calon wakil presiden (Cawapres) pasangan Joko Widodo, Jumat (26/10/2018) bersilturahmi ke Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dengan mengunjungi Pondok Pesantrean dan Ormas Nahdlatul Wathan (NW) Pancor dan NW Anjani.

Di hadapan para santri, Ma'ruf mengatakan dirinya tak pernah mengaku muda, apalagi setelah menjadi pendamping Joko Widodo.

Ma'ruf juga berharap posisinya saat ini sebagai cawapres bisa menjadi inspirasi bagi para santri di era milenial ini, bahwa santri bisa menjadi apa saja yang bermanfaat bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ada yang tanya, kenapa kok, Pak Kiai kan sudah tua. Saya bilang, siapa bilang saya masih muda, memang saya sudah tua. Pak Jokowi juga sudah tahu saya sudah tua, tapi beliau memilih saya,” katanya disambut tawa para santri.

“Tapi yang dia (Jokowi) bilang, sebenarnya belum tua betul kiai dibanding dengan Perdana Menteri Malaysia, karena Perdana Menteri Malaysia itu 93 tahun, saya itu baru 57 tahun. Ya, terbalik, 57 terbalik 75 sebenarnya. Jadi saya lebih muda daripada Perdana Menteri Malaysia,” kata Ma'ruf.

Baca juga: Hadiri Haul Kiai Ageng Gribig, Ini Pesan Maruf Amin

Dia mengatakan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tua itu mulai umur 80 sampai 100 tahun. Kalau 60 sampai 80 tahun belum termasuk tua.

“Baru setengah baya, jadi kalau begitu saya baru setengah baya, belum 80 tahun," kelakarnya.

Ma’ruf mengatakan bahwa dia terinspirasi dengan kisah seorang tua yang menanam pohon. Ketika ditanya kenapa menanam pohon, padahal bapak tidak lama lagi mati dan tidak akan menikmati buahnya, orang tua, kata Ma'ruf, menjawab, “Saya nanam pohon bukan untuk diri saya, tapi untuk generasi sesudah saya, untuk kalian, muda-mudi milenial dan pemuda pemudi zaman now,” katanya disambut tepuk tangan meriah.

Dia mengatakan, Joko Widodo memilihnya karena Ma'ruf seorang santri dan kiai. Bisa saja Jokowi memilih politisi, profesional, ahli ekonomi, tetapi Jokowi memilih santri atau kiai.

“Berarti Pak Jokowi cinta pada santri dan kiai. Sudah dapat hari santri sekarang dapat calon wakil presiden, dan saya ingin menginspirasi para santri supaya santri itu punya semangat, punya harapan, optimisme, jangan rendah diri, jangan apa namanya, minder," jelas Ma'ruf.

Menurutnya, santri itu harus yakin bisa jadi apa saja, bisa jadi kiai, pengusaha, pejabat, gubernur dan wakil gubernur atau bahkan presiden dan wakil presiden.

"Mudah-mudahan besok ada calon presiden dari santri. Mudah-mudahan santrinya Nahdlatul Wathan," katanya.

Baca juga: Maruf Amin: Santri Zaman Now Harus Mampu Menjawab Tantangan

Menurit rencana, Ma'ruf Amin akan melanjutkan kunjungan silaturahmi ke Ponpes Bagu dan Bonder, Lombok Tengah, yang merupakan basis Nahdlatul Ulama (NU) wilayah NTB.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

BERITA FOTO: 17 Bayi Lahir di Tenda Pengungsian Gempa Ambon, Ada yang Kembar hingga Nama yang Unik

Regional
Tabrakan Maut Rombongan Pengantin, 1 Korban Dirujuk ke Banda Aceh, 4 Rawat Jalan

Tabrakan Maut Rombongan Pengantin, 1 Korban Dirujuk ke Banda Aceh, 4 Rawat Jalan

Regional
Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Kisah Anwar, Merintis Usaha Gula Semut Sejak SMA, Kini Miliki Omzet Ratusan Juta Per Bulan

Regional
Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Balita Tewas dengan Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Pengakuan Ibu Jatuh dari Kamar Mandi

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jambi

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Padamkan Listrik

Regional
Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Kisah Desa Menari di Lereng Telomoyo

Regional
Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Gunakan Senapan Angin, Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri

Regional
SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

SPBU Terbakar di Bukittinggi, Api Diduga dari Mobil yang Isi BBM dengan Tangki Tambahan

Regional
Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Para Bacalon Wali Kota Samarinda Penjaringan PDI-P Ramai-ramai Siapkan Isi Tas

Regional
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Regional
Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Korban Gempa Maluku Diminta Bayar Biaya Rumah Sakit, Kadis Kesehatan Sarankan Berobat di Posko Kesehatan

Regional
Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Tak Berpalang Pintu, Mobil Avanza Ringsek Tertabrak Kereta

Regional
Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Waspadai Hujan Lebat Selama 2 Hari yang Berpotensi Sebabkan Banjir di Sumut

Regional
Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Pilkada Samarinda, Ketua DPD Gerindra Kaltim Ikut Penjaringan PDI-P

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X