Kompas.com - 26/10/2018, 18:32 WIB
Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin memberi keterangan peristiwa penjemputan paksa terhadap seorang wanita dan teman prianya oleh sekelompok orang bersenjata gara-gara persoalan hutang piutang. 1 orang atas nama Lamajud alias Jud berhasil ditangkap KOMPAS.com/Amriza NursatriaKasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin memberi keterangan peristiwa penjemputan paksa terhadap seorang wanita dan teman prianya oleh sekelompok orang bersenjata gara-gara persoalan hutang piutang. 1 orang atas nama Lamajud alias Jud berhasil ditangkap

INDRALAYA, KOMPAS.com - Gara-gara masalah utang piutang yang tak kunjung dibayar, seorang wanita bersama teman prianya, warga Desa Kijang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, dijemput paksa 7 orang yang 3 di antaranya membawa senjata api.

Kedua orang itu lalu dianiaya di sebuah lokasi perkebunan tebu di Ogan Ilir. Beruntung si pria dapat melolokan diri dan melapor ke polisi, sehingga teman wanitanya dapat diselamatkan.

Sementara 1 orang dari 7 pelaku dapat ditangkap dan 6 lainnya melarikan diri.

Satu orang yang ditangkap bernama Lamajud alias Jud, warga Perumahan Permata Hitam, Ogan Ilir.

Lamajud ditangkap dengan barang bukti sebuah kendaraan sewaan berwarna merah yang dipakai untuk melakukan aksi mereka.

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin Jumat (26/10/2018) mengatakan, motif penjemputan paksa tersebut adalah soal utang piutang. Korban wanita yang dentitasnya masih dirahasiakan mempunyai utang kepada salah satu orang yang menjemput.

Baca juga: Aniaya Siswa karena Tak Bisa Perkalian, Guru SD Dilaporkan ke Polisi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena tidak mampu membayar, akhirnya si pemberi utang yang juga pelaku kesal lalu mengajak 6 orang rekannya untuk menjemput paksa wanita bersama teman prianya.

Setelah dibawa keliling hingga ke Kota Prabumulih, kedua orang itu dibawa ke sebuah perkebunan tebu di Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir.

Karena si wanita masih tak mampu membayar utang seperti yang dijanjikan, akhirnya pelaku marah dan mengikat wanita dan teman prianya, lalu memukuli para korban.

Tak puas menganiaya, para pelaku kemudian memasukkan kedua orang itu ke kolam penuh air lalu kembali memukuli mereka dengan kayu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.