Gubernur Viktor Laiskodat Tidak Senang NTT Disebut Provinsi Termiskin

Kompas.com - 25/10/2018, 08:13 WIB
Tarian perang Woleka, saat menyambut kedatangan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTTJosef Nae Soi KOMPAS.com /Sigiranus Marutho BereTarian perang Woleka, saat menyambut kedatangan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTTJosef Nae Soi



KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur ( NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, tidak senang provinsi NTT disebut termiskin di Indonesia.

Menurut Viktor, NTT punya kekayaan alam yang sangat banyak, sehingga sudah saatnya dikelola dengan baik.

Untuk mengelola alam NTT, lanjut Viktor, pariwisata menjadi lokomotif utama pembangunan di wilayah yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia itu.

"Dalam rapat dengan bupati kemarin, saya sempat bilang bahwa masih mau dipanggil provinsi termiskin. Saya sebagai gubernur tidak suka itu. Saya tidak suka lagi NTT disebut miskin," tegas Viktor dalam dialog dengan pimpinan keagamaan di Hotel Aston Kupang, Rabu (24/10/2018).

Viktor mengajak semua komponen, termasuk tokoh agama, untuk bekerja bersama-sama bersinergi membangun NTT.

Viktor pun mengaku senang, karena saat ini semua pihak mulai bekerja keras guna mewujudkan provinsi NTT menjadi sejahtera.

Baca juga: Peluang Wirausaha Terbuka Lebar, Gubernur NTT Tawarkan Guru Honorer Beralih Profesi

Hal pertama yang dilakukan kata Viktor, yakni disiplin dan tepat waktu dalam bekerja.

"Sebagai gubernur, saya ingin yang pertama dilakukan harus disiplin, karena mau kerja keras haruslah disiplin,"ucapnya.

Menurut Viktor, provinsi NTT sudah masuk kategori kronis, sehingga semua komponen harus kerja keras, termasuk tenaga kerja produktif yang selama ini kerja di luar negeri.

Warga yang hendak kerja ke luar negeri, harus fokus kerja membangun daerahnya dan dia telah menyiapkan strategi khusus untuk memberdayakan warga tersebut.

Kembali ke sektor pariwisata lanjut Viktor, berdasarkan pengalaman dan teori yang dipelajarinya, hanya pariwisata yang mempunyai lompatan yang berlipat ganda.

Viktor punya alasan, kenapa pariwisata NTT dijadikan sebagai lokomotif, karena NTT punya potensi yang memenuhi syarat untuk menjadi provinsi pariwisata.

"Dari hasil penelitian saya di 45 destinasi di NTT, 100 persen itu atraktif, baik budaya maupun alamnya,"sebut Viktor.

Viktor pun berharap, dengan kerja keras dan semangat yang tinggi serta dukungan dari semua pihak, NTT akan keluar dari status sebagai provinsi termiskin di Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video 2 Perempuan Berkelahi hingga Berdarah di Aceh, Ini Penjelasannya

Video 2 Perempuan Berkelahi hingga Berdarah di Aceh, Ini Penjelasannya

Regional
Polisi Tangkap 16 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem di Makassar

Polisi Tangkap 16 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem di Makassar

Regional
Satu Keluarga Korban Kebakaran di Legok Tangerang Dimakamkan Satu Liang Lahat di Gunungkidul

Satu Keluarga Korban Kebakaran di Legok Tangerang Dimakamkan Satu Liang Lahat di Gunungkidul

Regional
'Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan, Ini Amanah dari Masyarakat...'

"Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan, Ini Amanah dari Masyarakat..."

Regional
Warga Sumedang Diminta Tak Keluar Daerah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Warga Sumedang Diminta Tak Keluar Daerah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Regional
Kisah Nenek Sumirah Makan dan Tidur di Rumah Penuh Sampah Bersama 2 Anak Gangguan Jiwa

Kisah Nenek Sumirah Makan dan Tidur di Rumah Penuh Sampah Bersama 2 Anak Gangguan Jiwa

Regional
Ambulans Pengantar Pasien Covid-19 Tabrakan dengan Truk Fuso, Sopir dan Bidan Luka Parah

Ambulans Pengantar Pasien Covid-19 Tabrakan dengan Truk Fuso, Sopir dan Bidan Luka Parah

Regional
Teater Tak Mati di Tengah Pandemi

Teater Tak Mati di Tengah Pandemi

Regional
Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Regional
Setahun Menabung di Galon Kosong, Romdoni Bayar Pajak Mobil Senilai Rp 1,2 Juta Pakai Koin

Setahun Menabung di Galon Kosong, Romdoni Bayar Pajak Mobil Senilai Rp 1,2 Juta Pakai Koin

Regional
Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Ternyata Suami Siri, Pelaku Juga Bawa Kabur Harta Korban

Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Ternyata Suami Siri, Pelaku Juga Bawa Kabur Harta Korban

Regional
Pengacara Memohon agar Hakim Bebaskan Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Pengacara Memohon agar Hakim Bebaskan Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Regional
Bayar Pajak Mobil Pakai Koin, Pedagang Mainan: Para Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan

Bayar Pajak Mobil Pakai Koin, Pedagang Mainan: Para Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan

Regional
Detik-detik Seorang Warga Diserang Beruang Saat Berada di Ladang, Alami Luka Cakar di Bahu

Detik-detik Seorang Warga Diserang Beruang Saat Berada di Ladang, Alami Luka Cakar di Bahu

Regional
BPBD Cianjur Catat 115 Bencana Alam Sepanjang Tahun Ini

BPBD Cianjur Catat 115 Bencana Alam Sepanjang Tahun Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X