Kompas.com - 23/10/2018, 05:15 WIB
Olah TKP kecelakaan KA Sritanjung versus Pajero di perlintasan Jalan Pagesangan Surabaya KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALOlah TKP kecelakaan KA Sritanjung versus Pajero di perlintasan Jalan Pagesangan Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Kecelakaan antara Kereta Api (KA) Sritanjung versus mobil Pajero Sport dengan nomor polisi W 1165 YV, di perlintasaan kereta api sebidang Jalan Pagesangan, Surabaya, Minggu (21/10/2018), mendapat respons Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim) Fattah Jasin.

Mantan Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jatim itu menyampaikan, kecelakaan tersebut menjadi tanggung jawab PT KAI selaku operator.

"Harusnya seperti itu. Karena PT KAI sebagai operator. Tapi, menurut PT KAI, palang pintu yang liar dan tidak dijaga itu, bukan kewenangannya (PT KAI)," kata Fattah kepada Kompas.com, Senin (22/10/2018).

Menurut Fattah, alasan PT KAI mengklaim kecelakaan di perlintasan kereta api bukan tanggung jawabnya, karena masalah anggaran yang terbatas. Sehingga PT KAI hanya konsentrasi pada pelayanan kereta api di stasiun.

Baca juga: Pajero Sport Disambar Kereta Api di Surabaya, Satu Keluarga Tewas

"Kalau kita mau menyalahkan sebenarnya harus dilihat dulu konteksnya. Bahwa yang pertama tidak hanya dari sarana prasarana, dari kendaraan yang kita pakai ataupun dari human error, tetapi dari yang lain juga," ujarnya.

Dalam UU lalu lintas jalan dan UU perkeretaapian disebutkan bahwa ketika sudah ada di perlintasan kereta api sebidang, harus selalu mendahulukan kereta api.

"Kemarin mobil Pajero itu sudah berada di palang pintu dan menerobos. Seperti itu kronologi yang saya terima," jelasnya.

Berkaitan dengan sarana dan prasarana, lanjut dia, jumlah palang pintu kereta api di Surabaya ada 1.500 pintu perlintasan kereta api sebidang.

Baca juga: Polda Jatim Olah TKP Kecelakaan KA Sritanjung Vs Pajero yang Tewaskan Satu Keluarga

 

Dari jumlah itu, yang liar atau tidak resmi jumlahnya 198 pintu. Sementara yang tidak ada penjaganya berjumlah 911 titik perlintasan kereta api.

"Ada juga yang dijaga oleh pihak ketiga, termasuk dari dinas perhubungan dan masyarakat, jumlahnya sekitar 70 di Jatim. Sementara itu, yang dijaga oleh PT KAI itu jumlahnya kurang lebih 286," tutur Fattah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.