Viral, Video Turis Asing Mengais Makanan dari Tong Sampah di Bali

Kompas.com - 22/10/2018, 18:13 WIB
Turis asing tampak mengais di tong sampah di Bali. Screenshot FacebookTuris asing tampak mengais di tong sampah di Bali.

DENPASAR, KOMPAS.com - Video seorang wisatawan mancanegara ( wisman) mengais makanan dari tong sampah viral di Bali.

Dalam 3 video yang masing-masing berdurasi 19, 17 dan 16 detik tersebut, tampak setelah mengais tong sampah, wisman tersebut mengambil sisa makanan yang sudah dibuang untuk dimakan.

Video aksi pertama wisman tersebut berdurasi 19 detik. Dia terlihat mengais-ngais tong sampah berwarna biru. Dia tampak menemukan buah-bahan dari tong sampah lalu dimakan.

Selang beberapa saat, dia meninggalkan tong sampah tersebut. Lalu turis asing tersebut bergeser ke tong sampah lainnya, tak jauh dari tempat sampah pertama.

Di tong sampah kedua, wisman yang mengenakan celana pendek tersebut kembali mengambil sisa makanan. Tanpa mempedulikan orang-orang di sekitar, dia mengonsumsi makanan yang diambil dari tempat sampah.

Baca juga: Tolak Ojek, Turis Asing di Bromo Dipukul Wajahnya Pakai Batu

Aksi wisman tersebut direkam dan diunggah oleh Dwikayanthi Pudjha di akun Facebook miliknya pada Sabtu (20/10/2018). Peristiwa ini terjadi di depan Pollok Artshop-Museum Leemayour, Pantai Sanur, Bali.

Dwikayanthi mengatakan, sesungguhnya wisman tersebut sudah terlihat mondar-mandir sehari sebelumnya. Tapi dia tidak menyangka bahwa turis asing itu nekat mengais makanan di tong sampah.

"Seperti yang di video, dia jelas sekali makan di tong sampah," kata Dwikayanthi saat dikonfirmasi, Senin (22/10/2018) sore.

Menurut Dwikayanthi memang sempat beredar informasi ada wistawan asal Latvia yang hilang. Namun setelah video tersebut ditunjukkan ke pihak keluarga, ternyata bukan dia.

Baca juga: Tetap Sabar Melayani meski Ditampar Turis Asing, Petugas Imigrasi Terima Penghargaan

Dwikayanti sendiri mengaku tidak sempat mengajak ngobrol wisman tersebut. Ia menyayangkan ada wisman yang luntang-lantung di Bali sampai mengais makanan dari tong sampah.

"Saya pernah keluar negeri, harus ada saldo minimal di rekening. Tapi ini kok ada wisatawan yang ngegembel, miris juga lihatnya," ujar Dwikayanti.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X