Pembunuhan Pasangan Sejenis, Polisi Temukan Foto Mesra

Kompas.com - 21/10/2018, 16:18 WIB
Kardianus yang sebelumnya dilaporkan bunuh diri, ternyata murni dibunuh. Korban dibunuh oleh Julianto (24) yang merupakan teman dekat korban DOK SYAJARULKardianus yang sebelumnya dilaporkan bunuh diri, ternyata murni dibunuh. Korban dibunuh oleh Julianto (24) yang merupakan teman dekat korban


BINTAN, KOMPAS.com - Kasus pembunuhan Kardianus Rinyuang (21) yang sempat dilaporkan bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali di kediamannya di Kampung Kolong Enam RT 001/RW 022, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Kepri sampai saat ini belum diketahui motifnya.

Namun, jajaran Polsek Bintan Timur sudah menetapkan tersangka dari kasus ini yakni Julianto (24), yang merupakan teman dekat dan kekasih hubungan sejenis korban.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Fajri Firmansyah mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih belum mengetahui motif dari pembunuhan ini.

Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku telah mejerat leher korban hingga mati. Untuk mengelabui, pelaku kemudian menggantung korban agar seolah-olah korban tewas karena bunuh diri.

"Pelaku sudah mengakui kalau dirinya yang menjerat leher korban, namun apa motifnya sampai saat ini masih didalami," kata Fajri, Minggu (21/10/2018).

Baca juga: Hubungan Sejenis, Pelaku Habisi Teman Dekat Diduga karena Cemburu

Tidak hanya itu, Fajri menambahkan, pihaknya juga sudah menyita dan mengecek ponsel korban dan ponsel pelaku. Bahkan, dari pengecekan itu, penyidik menemukan chat mesra yang dilakukan antara korban dan pelaku.

"Selain itu, kami juga berhasil menemukan foto-foto mesra antara pelaku dan korban. Dari pemeriksaan ponsel tersebut, kami juga mengetahui kalau korban dan pelaku sudah sering melakukan hubungan badan," jelasnya.

Fajri mengatakan, hasil pemeriksaan sementara, pelaku juga mengakui kalau korban selama ini menumpang tinggal di rumah pelaku yang berada di Kampung Kolong Enam RT 001/RW 022, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Bintan.

"Jadi antara pelaku dan korban sudah lama tinggal serumah dan sudah lama menjalani hubungan sejenis tersebut," ungkapnya.

Sebelumnya, korban ditemukan dalam keadaan tewas tergantung di kediamannya di Kampung Kolong Enam, Kecamatan Bintan Timur, Bintan.

Korban ditemukan pertama kali Julianto yang merupakan teman dekat korban, Kamis (18/10/2018), sekitar pukul 01.00 WIB,

Korban sendiri merupakan salah satu karyawan di swalayan yang ada di daerah Kijang, Bintan dan dikenal orang yang baik dan tidak suka usil dengan urusan orang lain.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X