4 Tahun Jokowi-JK, Wapres Bukan "Ban Serep"

Kompas.com - 21/10/2018, 11:19 WIB
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Presiden, Senin (5/2/2018). Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Presiden, Senin (5/2/2018).
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintahan Jokowi- Jusuf Kalla genap 4 tahun pada 20 Oktober 2018. Berbagi hal dicapai di berbagai bidang mulai dari ekonomi hingga penegakan hukum.

Namun terlepas dari peran sentral Presiden Jokowi, ada sosok lain yang menjadi pelengkap kepemimpinan republik. Ia adalah Wapres Jusuf Kalla.

Kepemimpinannya punya porsi tersendiri dalam Pemerintahan Jokowi.

Selama 4 tahun pemerintahan, Kalla tak hanya mewakili Presiden saat berhalangan hadir, namun juga tampil memimpin, mengarahkan, memegang kendali. Tentu, atas seizin Jokowi.

1. Utusan untuk PBB

Sejak awal, Kalla punya porsi besar mengurusi politik luar negeri Indonesia. Di berbagai kesempatan, Kalla justru mewakili Presiden dalam acara pertemuan internasional. 

Salah satunya yakni Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam 4 tahun pemerintahan, Wapres bahkan sudah 4 kali mewakili Jokowi pidato di PBB.

Mulai dari 2015, 2016, 2017 dan terakhir 2018.

Dalam berbagai pidatonya, Kalla selalu menekankan isu perdamaian, deradikalisasi, pembangunan, hingga ketimpangan ekonomi global. Salah satu yang paling konsisten yakni mendorong perdamaian di Palestina.

Di PBB Kalla tak hanya pidato. Pada 2016, Wapres memimpin kampanye menandai pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa periode 2019-2020.

Baca juga: Wapres JK: Indonesia Terpilih Jadi DK PBB karena Pengalaman Perdamaian

Upaya keras itu tak sia-sia karena akhirnya Indonesia terpilih menjadi salah satu anggota tidak tetap di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB).

Dalam pemungutan suara Majelis Umum PBB di New York, Jumat (8/6/2018), Indonesia mendapat 144 suara dari 190 negara anggota.

Tak salah bila Kalla disebut sebagai utusan Jokowi untuk PBB.

2. Pengarah Asian Games

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ibu Iriana Joko Widodo (kedua kiri), Wapres Jusuf Kalla (kanan) dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla (ketiga kanan) melambaikan tangan ke kontingen Indonesia pada Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).INASGOC/DHONI SETIAWAN Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ibu Iriana Joko Widodo (kedua kiri), Wapres Jusuf Kalla (kanan) dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla (ketiga kanan) melambaikan tangan ke kontingen Indonesia pada Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

Bila ditanya siapa sosok yang punya andil dalam menyukseskan gelaran Asian Games 2017, maka Wapres Kalla masuk dalam salah satu jawabannya.

Kalla adalah Dewan Pengarah Asian Games 2018. Setahun jelang gelaran Asian Games, agenda kenegaraan Kalla sibuk mengurusi pesta olahraga terbesar negara Asia itu.

Di usianya yang sudah 67 tahun, Kalla bahkan harus bolak-balik meninjau progres pembangunan seluruh venue Asian Games di DKI Jakarta, Sumatera Selatan hingga beberapa venue yang berada di Jawa Barat.

Tak sampai disitu, berbagai rapat penting mulai dari anggaran hingga penandatangan sponsor Asian Games juga dilakukan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta.

Di tengah kondisi defisit anggaran, Kalla dan tim harus memeras otak membuat gelaran Asian Games seefisien mungkin.

Baca juga: Wapres JK Sebut Persiapan Asian Games 2018 Tinggal Urusan Administrasi

Dalam berbagai kesempatan, Kalla mengatakan bahwa pemerintah tak hanya ingin sukses dalam penyelengaraan, namun juga prestasi.

Setelah bekerja susah payah, harapan itu terwujud. Penyelengaraan Asian Games 2018 terbilang sukses bahkan dipuji dunia.

Sementara dari segi prestasi, kontingan Indonesia menempati posisi ke-4 dengan perolehan 98 medali: 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Hasil ini menjadi pencapaian tertinggi Tim Merah Putih selama ikut serta di Asian Games.

3. Komandan Penanganan Bencana Sulteng

Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Gutteres berkunjung ke Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (12/10/2018).Dok Sekretariat Wakil Presiden Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Gutteres berkunjung ke Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (12/10/2018).


Peran besar kepemimpinan Jusuf Kalla lagi-lagi diuji. Kali ini ia ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai Komandan Penanganan Bencana Sulteng.

Seperti diketahui, Palu, Donggala dan Sigi di guncang gempa besar bermagnitudo 7,4 yang disusul dengan tsunami pada 28 September 2018.

Saat itu Kalla sedang dalam perjalanan pulang seusai mewakili Presiden Jokowi di markas PBB, di New York, Amerika Serikat.

Setibanya di Jakarta, Kalla yang punya pengalaman penanganan bencana tsunami Aceh 2004 itu diberi mandat untuk mengambil komando tanggap darurat, rehabilitasi hingga rekonstruksi.

Baca juga: Wapres Pertimbangkan Pinjaman Rp 15,2 Triliun dari ADB untuk Sulteng

Selain memimpin rapat-rapat soal penanganan bencana Sulteng, Kalla juga bebarapa kali meninjau langsung kondisi pasca gempa dan tsunami.

Ia juga memerintahkan penanganan tanggap darurat yang cepat, mempersilahkan bantuan internasional masuk, hingga membuka pintu bantuan dana internasional untuk rekonstruksi Sulteng pasca bencana.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

Regional
Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Regional
Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Regional
Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X