Sowan ke Gus Munif, Jokowi Diskusi Masalah Kebangsaan

Kompas.com - 20/10/2018, 10:56 WIB

DEMAK, KOMPAS.com - Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Pondok Pesantren Girikusumo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng, disambut hangat oleh para pengurus pondok dan santri.

Tak hanya santri, warga juga menyambut dan mengelu-elukan Presiden RI ke-7 itu. Sebagai bentuk penghormatan, mereka berjejer rapi di pinggir jalan, menyambut kedatangan mantan Wali Kota Solo itu, mulai dari Jalan Raya Mranggen hingga di depan pintu masuk pondok yang terletak di Desa Banyemeneng, Kecamatan Mranggen.

Di Ponpes Girikusumo, Jokowi bersilaturahim dengan pengasuh Pondok, KH. Munif Zuhri (Gus Munif). Keduanya menggelar pertemuan tertutup di kediaman Mursyid Thariqah Khalidiyyah Naqsabandiyah yang memiliki ribuan jemaah itu.

"Saya ini sering ke Semarang, tapi sejak kedatangan saya ke Pak Kiai di 2014, belum pernah ketemu lagi. Jadi , saya ada di Semarang, sangat menyempatkan diri untuk bertemu dengan beliau (Gus Munif). Dan banyak berdiskusi masalah-masalah yang berkaitan dengan negara dan kebangsaan," kata Jokowi, Jumat (19/10/2018).

Baca juga: Bahagianya Jajang, Jokowi Beli Sawo Manis Jualannya dan Tolak Uang Kembalian

Jokowi menegaskan, kunjungannya itu dalam rangka bersilaturahim dengan Gus Munif setelah sekian lama tak bertemu.

Ketika awak media bertanya terkait kunjungannya untuk minta restu politik kepada Gus Munif, Jokowi berdalih bahwa kedatangannya untuk berdiskusi masalah kebangsaan dan kenegaraan saja.

"Berdiskusi masalah yang berkaitan dengan kebangsaan dan kenegaraan. Jelas sekali," tandasnya.

Dalam diskusi tersebut, Jokowi mengaku mendapatkan banyak pesan dari Gus Munif.

"Banyak. Tapi tak bisa saya sampaikan disini. Banyak sekali," ujarnya.

Menurut Jokowi, berkaitan dengan masalah kebangsaan, Gus Munif mempunyai pandangan sangat luas dan luar biasa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X