Kompas.com - 19/10/2018, 16:04 WIB
Pintu masuk pendakian Gunung Rinjani yang terlihat rusak usai gempa bermagnitudo 6,4, Minggu (29/7/2018) Dok. BNPB/HandoutPintu masuk pendakian Gunung Rinjani yang terlihat rusak usai gempa bermagnitudo 6,4, Minggu (29/7/2018)

LOMBOK, KOMPAS.com – Pasca-gempa yang melanda Lombok pada Juli lalu, aktivitas pendakian di Gunung Rinjani dihentikan dengan alasan keamanan.

Pada 3-5 Oktober 2018, petugas gabungan dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), TNI, Polri, dinas pariwisata, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beberapa wilayah di Lombok melakukan survei jalur pendakian di Gunung Rinjani.

Terdapat beberapa alasan mengapa survei baru dilakukan pada tanggal tersebut.

"Menunggu gempa stabil. Kawan-kawan masih trauma, termasuk guide porter. Dan Tim PVMBG sibuk menangani gempa Palu," kata Kepala TNGR Sudiyono kepada Kompas.com, Jumat (19/10/2018) siang.

Dari laporan tertulis yang Kompas.com terima hari ini, survei yang dilakukan menemukan berbagai sarana dalam keadaan rusak. Sejumlah jalur pendakian juga terputus di titik tertentu oleh longsoran tanah.

Baca juga: 4 Fakta Terbaru Gempa Lombok, Perbaikan Instalasi Air di Rinjani hingga Guru Tanpa Gaji

Jalur Sembalun

Longsor di Gunung Rinjani, jalur pendakian Sembalun.TNGR/ Rio Longsor di Gunung Rinjani, jalur pendakian Sembalun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbagai fasilitas yang terdapat  di jalur pendakian yang paling sering dipilih oleh para pendaki ini dalam keadaan rusak, mulai dari ringan hingga berat.

Misalnya Kantor TNGR Resort Sembalun, shelter pendakian, pos jaga, hingga jembatan beton ditemukan dalam kondisi rusak.

Sejumlah 14 titik longsoran dan 11 retakan tanah juga ditemukan di sepanjang jalur ini. Namun, mata air yang terletak di pos II dalam keadaan baik.

Berdasarkan perjalanan yang dilakukan oleh tim survei, mereka hanya mampu berjalan hingga kilometer 7,8. Hal ini karena jalur pendakian terputus di Bukit Penyesalan, sekitar 120 meter sebelum Pelawangan Sembalun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X