Pilpres 2019, Timses Jokowi Tidak Ingin Kalah Lagi di Madura

Kompas.com - 19/10/2018, 15:05 WIB
Pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGPasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin menemui para relawan dan pendukung di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019.

BANGKALAN, KOMPAS.com - Tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin menargetkan kemenangan signifikan di 4 kabupaten di Pulau Madura pada Pilpres 2019.

Di Pilpres 2014, Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla mencatat kekalahan di Madura.

Catatan tim kampanye daerah Jokowi-Ma'ruf Amin, perolehan suara Prabowo-Hatta se-Madura di Pilpres 2014 sebanyak 830.968. Sementara Jokowi-JK berjumlah 692.631 suara.

Itu artinya, Prabowo-Hatta unggul 138.337 suara dari Jokowi-JK.

Baca juga: Maruf Amin: Saya Punya Darah Madura, Jadi Tak Akan Lupa Pulau Madura

Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Timur, Machfud Arifin mengatakan, Madura mempunyai peran strategis untuk kepentingan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"10 persen lebih dari pemilih di Jawa Timur ada di Madura. Karena itu Madura bisa jadi kunci kemenangan," jelasnya.

Menurut dia, ada 600 pesantren di Madura yang dianggapnya sebagai simpul-simpul suara. "Kami berupaya untuk membangun komunikasi dengan pesantren-pesantren ini," imbuhnya.

Sayangnya, Machfud enggan menyebut angka target kemenangan di Madura.

Baca juga: Persoalan Surat Kuasa yang Menunda Sidang Videotron Jokowi-Maruf Berkali-kali

 

"Kita memohon doa dan berkah dari para kiai di Madura semoga target bisa direalisasikan," pungkasnya.

Di Pilpres 2019, pasangan Jokowi-Makruf Amin diusung koalisi 9 partai yakni PDI-P, PKB, Golkar, Perindo, NasDem, Hanura, PKPI, PSI, dan PPP.

Pasangan ini akan melawan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diusung Partai Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X