5 Fakta Penculikan di Bandung, Hendak Dijadikan Pemulung hingga Cara Kabur Korban

Kompas.com - 19/10/2018, 11:39 WIB
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah bertanya motif kepada pelaku penculikan berinisial FZ (24) di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Rabu (17/10/2018). FZ nekat menculik salah satu anak untuk dipekerjakan sebagai pemulung. KOMPAS.com/AGIEPERMADIKapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah bertanya motif kepada pelaku penculikan berinisial FZ (24) di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Rabu (17/10/2018). FZ nekat menculik salah satu anak untuk dipekerjakan sebagai pemulung.

KOMPAS.com - AL (9) dan rekannya W, pada hari Selasa (9/10/2018) bermain di warung internet di Jalan Ahmad Yani, Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, Bandung.

Saat itu, Al dan W berkenalan dengan seorang pria bertubuh kurus, berinisial FZ. Setelah berbincang banyak hal, FZ membayar biaya pemakaian internet AL dan W.

Kedua bocah tersebut tidak menyangka, mereka tengah dijebak oleh FZ untuk dijadikan pemulung di Sumedang.

Ini fakta di balik perjuangan AL dan W saat lolos dari penculikan FZ.

1. FZ menjebak AL dan W dengan berjanji membelikan baterai

Ilustrasi korban penculikan, korban penyekapan, imigran.CNN.com Ilustrasi korban penculikan, korban penyekapan, imigran.

Setelah "akrab", FZ mengajak kedua bocah itu jalan-jalan untuk membeli baterai di toko. Namun, FZ justru membawa keduanya ke sebuah pemakaman di Kota Bandung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di pemakaman itu, FZ membujuk dan memaksa keduanya untuk ikut bersama FZ ke Sumedang. Saat itu, W bersikukuh untuk menolak ajakan FZ. FZ  yang emosi lalu menghajar W hingga pingsan.

Sementara itu, melihat perlakuan FZ, AL merasa ketakutan. Dirinya pun terpaksa mengikuti kemauan FZ dan pergi meninggalkan W sendirian di kuburan tersebut.

Tak berselang lama, W ditemukan pamannya dan segera diserahkan ke orangtuanya. Pada saat bersamaan, orangtua AL sedang mencari keberdaan AL yang tak kunjung pulang.

Setelah diberitahu kejadian yang menimpa W dan Al, Enok (47) orangtua AL segera melapor ke Mapolrestabes Bandung.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.