Viral Video Aksi "Ngedrift" yang Gagal di Tawangmangu, Polisi Tahan Mobil Pelaku

Kompas.com - 19/10/2018, 07:37 WIB
Salah satu cuplikan saat mobil Mazda warna hijau ngedrift di ruas jalan tikungan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Aksi mobil ini viral di media sosial, dan langsung ditahan oleh Satlantas Polres Karanganyar, Jumat (19/10/2018).  Dok. Info Cegatan SoloSalah satu cuplikan saat mobil Mazda warna hijau ngedrift di ruas jalan tikungan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Aksi mobil ini viral di media sosial, dan langsung ditahan oleh Satlantas Polres Karanganyar, Jumat (19/10/2018).

KARANGANYAR, KOMPAS.com — Aksi sebuah mobil merek Mazda warna hijau yang ngedrift di turunan tikungan ruas jalan Sarangan- Tawangmangu hingga menabrak toilet warga menjadi viral di media sosial dalam dua hari terakhir.

Sejak diunggah di media sosial Instagram Informasi Cegatan Solo (ICS), Rabu (17/10/2018), aksi ngedrift warga Karanganyar itu sudah menyedot perhatian 380.943 netizen atau warganet. Tak hanya menonton, sebanyak 2.893 warganet juga berkomentar terkait aksi ngedrift tersebut.

Dalam video viral aksi ngedrift itu tampak mobil Mazda hijau menyusuri ruas jalanan turunan yang menikung dengan kecepatan tinggi. Aksi mobil Mazda ngedrift itu menabrak sebuah mobil Honda Brio berwarna kuning yang melintas dari arah berlawanan hingga menabrak pembatas jalan.

Laju mobil yang dikemudikan WFL itu terhenti setelah menabrak sebuah bangunan yang difungsikan sebagai toilet di ujung tikungan.

Baca juga: Viral Video Korban di Petobo Ditemukan setelah 2 Minggu Terkubur, Ini Keterangan Sementara Polisi

Viral di media sosial, Satlantas Polres Karanganyar melacak kepemilikan mobil Mazda berwarna hijau tersebut.

Tak butuh waktu lama, bekerja sama dengan tim cyber, polisi berhasil melacak kepemilikan mobil hingga akhirnya mengamankan mobil tersebut di Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

"Peristiwa dalam video viral itu terjadi di ruas jalan Ngledok, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, " kata Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Faris Budiman, Kamis ( 18/10/2018).

Direkam

Faris mengatakan, aksi ngedrift yang viral di medsos itu sengaja dilakukan warga. Pasalnya, selain beraksi ngedrift, ada dua orang yang sudah dipersiapkan merekam dengan kamera telepon seluler.

Menurut Faris, aksi ngedrift itu ide dari WFL saat ia bersama tiga rekannya menumpang mobil Mazda menuju Tawangmangu. Sesampainya di lokasi, ia meminta dua rekannya untuk merekam video aksi ngedrift-nya di tikungan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

"Ajar slalom di #tawangmangu malah kebalasen ????" . . @video.aja

A post shared by ICS InfoCegatanSolo (@ics_infocegatansolo) on Oct 16, 2018 at 4:01am PDT

Sesampainya di lokasi, pengemudi kehilangan keseimbangan dan remnya tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, mobil Mazda bernomor polisi AD 9234 MN yang dikemudikan WFL menabrak toilet.

"Berdasarkan keterangan saksi, ada dua orang di dalam mobil selaku pengemudi dan pendampingnya. Selain itu, ada dua kawan pengemudi yang menunggu luar untuk merekam aksi ngedrift tersebut," kata Faris.

Aksi ngedrift WFL, menurut Faris, mengakibatkan kerusakan mobil Honda Brio dan jebolnya toilet milik salah satu warung di pinggir jalan. Tak hanya itu, dilaporkan satu orang mengalami luka-luka lantaran saat kejadian berada di dalam toilet yang ditabrak mobil Mazda.

Selain mengamankan mobil mazda berwarna hijau, kata Faris, polisi juga menjerat pengemudinya berinisial WFL. WFL sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini dikenakan wajib lapor. 

Kepada WFL, polisi menjeratnya dengan Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuaca Buruk, Hama Wereng Serang Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember

Cuaca Buruk, Hama Wereng Serang Puluhan Hektare Tanaman Padi di Jember

Regional
1,9 Juta Keluarga di Jawa Barat Tak Punya Rumah Layak

1,9 Juta Keluarga di Jawa Barat Tak Punya Rumah Layak

Regional
Insiden Pos TNI Diserang KKB, 3 Orang Tertembak, Diduga Pimpinan Egianus Kogoya

Insiden Pos TNI Diserang KKB, 3 Orang Tertembak, Diduga Pimpinan Egianus Kogoya

Regional
Tak Ada Jembatan, Warga Nekat Gotong Peti Jenazah Seberangi Sungai yang Banjir

Tak Ada Jembatan, Warga Nekat Gotong Peti Jenazah Seberangi Sungai yang Banjir

Regional
Penjelasan Sekolah soal 'Study Tour' yang Jadi Pemicu Pembunuhan Anak oleh Ayah

Penjelasan Sekolah soal "Study Tour" yang Jadi Pemicu Pembunuhan Anak oleh Ayah

Regional
Orangtua Balita Tanpa Kepala: Kami Dengar Jawaban yang Selama Ini Dicari-cari

Orangtua Balita Tanpa Kepala: Kami Dengar Jawaban yang Selama Ini Dicari-cari

Regional
Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu, Adik Minta Tolong Tetangga hingga Pelaku Dibina

Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu, Adik Minta Tolong Tetangga hingga Pelaku Dibina

Regional
Sejak Januari 2020, 300 Jemaah Minta Rekomendasi Umrah pada Kemenag Jember

Sejak Januari 2020, 300 Jemaah Minta Rekomendasi Umrah pada Kemenag Jember

Regional
Hidup Sebatang Kara, Murtinah Penderita Katarak Kini Bisa Melihat Dunia

Hidup Sebatang Kara, Murtinah Penderita Katarak Kini Bisa Melihat Dunia

BrandzView
Jemaah Umrah asal Pamekasan Terkejut Batal Diberangkatkan

Jemaah Umrah asal Pamekasan Terkejut Batal Diberangkatkan

Regional
7 Jam Pria Ini Mematung di Pinggir Jalan Meski Diguyur Hujan, Ternyata...

7 Jam Pria Ini Mematung di Pinggir Jalan Meski Diguyur Hujan, Ternyata...

Regional
Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Regional
Jasad Delis Ditinggalkan 5 Jam, Diboncengkan Sepeda Motor oleh Ayahnya

Jasad Delis Ditinggalkan 5 Jam, Diboncengkan Sepeda Motor oleh Ayahnya

Regional
Dedi Mulyadi: Hutan Harus Jadi Kekayaan Spiritual untuk Cegah Banjir

Dedi Mulyadi: Hutan Harus Jadi Kekayaan Spiritual untuk Cegah Banjir

Regional
Paus Terdampar dalam Kondisi Mati di Pantai Kulon Progo

Paus Terdampar dalam Kondisi Mati di Pantai Kulon Progo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X