Warga Korban Gempa Palu Cari Makanan Tambahan untuk Bayi

Kompas.com - 18/10/2018, 12:39 WIB
Tanah dan pemukiman yang hancur pasca bencana alam gempa bumi melanda Palu akhir September lalu. Humas ITB/ Adi PermanaTanah dan pemukiman yang hancur pasca bencana alam gempa bumi melanda Palu akhir September lalu.

PALU, KOMPAS.com – Sejumlah ibu mencari kebutuhan makanan tambahan untuk anak dan bayinya di Posko #SultengBergerak yang dikelola oleh banyak relawan dari berbagai lembaga swadaya masyarakat.

“Saya punya anak balita, tidak mungkin setiap hari makan mi instan,” kata Sita (42), warga Palupi, Kota Palu, Kamis (18/10/2018).

Selain Masita, datang juga Titi (36), warga Kelurahan Layana yang juga mencari susu bayi. Mereka adalah warga korban gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9/2018) lalu.

Titi memiliki bayi yang membutuhkan susu formula sebagai pendamping karena bayinya sudah lebih dari 6 bulan.

Dalam kondisi serba terbatas pascagemba bumi dan tsunami, ketersediaan makanan tambahan untuk bayi dan balita sulit didapat.

Baca juga: Stok Makanan untuk Pengungsi di Donggala Mulai Menipis

Sita, pegawai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Talise, mengatakan di tempatnya bekerja tidak tersedia makanan tambahan bayi dan anak balita, sehingga ia harus mencari di luar.

“Memang tidak dianjurkan susu formula untuk bayi, namun bagaimana dengan kondisi yang serba terbatas ini,” kata Titi.

Kedua wanita ini berharap ada makanan tambahan untuk bayi dan balita agar anak-anak korban gempa tetap mendapat asupan makanan yang bergizi.

Hidup sehari-hari di bawah tenda terbuka memang menyulitkan, terutama saat hujan lebat atau panas. Kesehatan anak-anak akan terganggu, ditambah lagi ketersediaan air bersih yang terbatas.

Kedua wanita ini mengaku tidak mengungsi di penampungan yang dikelola oleh pemerintah. Mereka memilih membuat tenda di halaman rumah.

Baca juga: Pemerkosa Anak Pengungsi Sulteng di Makassar Pecandu Isap Lem

Selain mereka berdua, ada banyak warga korban gempa yang memilih tinggal di tenda samping rumah agar tetap dapat mengawasi harta bendanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Regional
Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Regional
Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Regional
Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Regional
Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Regional
Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X