Reka Ulang Pembunuhan, Ayah Pelaku Tolak Lakukan Adegan karena Merasa Tak Terlibat

Kompas.com - 18/10/2018, 11:21 WIB
Adegan saat koban bernama Zahri memukul wajah tersangka Jumadi saat terjadi cekcok usai korban menabrak tersangka KOMPAS.com/Amriza NursatriaAdegan saat koban bernama Zahri memukul wajah tersangka Jumadi saat terjadi cekcok usai korban menabrak tersangka

INDRALAYA, KOMPAS.com - Aparat dari Satreskrim Polres Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menggelar rekonstruksi kasus pebunuhan yang terjadi di Desa Sungai Rotan, Kecamatan Rantau Panjang, Ogan Ilir, Kamis (18/10/2018).

Dalam 16 adegan rekonstruksi yang digelar di halaman belakang Mapolres Ogan Ilir itu terlihat pada adegan ke-5 saat korban Zahri yang mengendarai sepeda motor menyenggol tangan pelaku Jumadi.

Jumadi yang tangannya tersenggol menoleh dan menegur korban Zahri hingga tejadi cekcok mulut. Saat terjadi percekcokan, Zahri tiba-tiba memukul wajah Jumadi hingga membuat Jumadi naik pitam dan menusuk pinggang Zahri hingga terluka.

Zahri yang terluka mencoba melarikan diri namun terus dikejar oleh Jumadi hingga Zahri terjatuh. Saat Zahri terjatuh, Jumadi langsung mendudukinya dan kembali menusuk dada Zahri beberapa kali hingga korban meninggal dunia.

Baca juga: Pembunuhan Satu Keluarga di Banda Aceh, Pelaku Dituntut Hukuman Mati

Dalam rekonstuksi itu, ayah Jumadi berinsial S menolak melakukan adegan karena ia merasa tidak terlibat dalam peristiwa pembunuhan itu. Padahal sejumlah saksi mengatakan melihat dengan jelas bahwa S ada di lokasi dan ikut terlibat. Karena terus menolak, akhirnya peran S digantikan oleh personel polisi.

Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Ogan Ilir, Iptu Sondi Fraguna yang memimpin rekonstruksi itu, Kamis, mengatakan, dirinya tidak mempermasalahkan ayah pelaku menolak melakukan adegan dalam rekonstruksi itu. Namun ada 3 orang saksi yang melihat dia ada di lokasi.

“Tidak masaalah ayah pelaku menolak melakukan adegan dalam rekonstruksi tersebut, tapi jangan lupa ada 3 orang saksi yang melihat keberadaan ayah pelaku di lokasi dan ikut terlibat,” katanya.

Baca juga: Takut Skandalnya Diketahui Suami, Wanita Ini Bunuh Pria Selingkuhan

Pelaku sendiri diancam Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalintim Palembang-Ogan Ilir, Ayah dan Anak Tewas di TKP

Kecelakaan Maut di Jalintim Palembang-Ogan Ilir, Ayah dan Anak Tewas di TKP

Regional
Motor Tabrak Truk, Ibu dan Dua Anak yang Dibonceng di Depannya Tewas

Motor Tabrak Truk, Ibu dan Dua Anak yang Dibonceng di Depannya Tewas

Regional
Sejumlah Kiai Sepuh di Semarang Kecewa, Diundang Diskusi Covid-19 Malah Dicatut Dukung Paslon

Sejumlah Kiai Sepuh di Semarang Kecewa, Diundang Diskusi Covid-19 Malah Dicatut Dukung Paslon

Regional
Gubernur Riau Beri Smartphone untuk Anak yang Viral Bikin Konten Pakai Masker

Gubernur Riau Beri Smartphone untuk Anak yang Viral Bikin Konten Pakai Masker

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkab Bener Meriah Tutup 17 Sekolah

Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkab Bener Meriah Tutup 17 Sekolah

Regional
Mudik dari Palembang Lalu Pergi ke Solo, Pria Ini Terpapar Corona

Mudik dari Palembang Lalu Pergi ke Solo, Pria Ini Terpapar Corona

Regional
Isolasi Mandiri Ketat Warga dari Luar Kota, Toraja Utara Kini Hampir Nol Kasus Covid-19

Isolasi Mandiri Ketat Warga dari Luar Kota, Toraja Utara Kini Hampir Nol Kasus Covid-19

Regional
Viral Lomba Voli Timbulkan Kerumunan dan Dibubarkan Polisi, Panitia Kembalikan Uang Tiket Penonton

Viral Lomba Voli Timbulkan Kerumunan dan Dibubarkan Polisi, Panitia Kembalikan Uang Tiket Penonton

Regional
Tekan Jumlah Kematian akibat Covid-19, Dinkes NTB 'Screening' Lansia

Tekan Jumlah Kematian akibat Covid-19, Dinkes NTB "Screening" Lansia

Regional
Pameran Seni Rupa 'Sugih Ora Nyimpen', Gambarkan Sosok Mendiang Jakob Oetama

Pameran Seni Rupa "Sugih Ora Nyimpen", Gambarkan Sosok Mendiang Jakob Oetama

Regional
Putra Wali Kota Jambi Meninggal akibat Covid-19, Kegiatan yang Langgar Protokol Kesehatan akan Dibubarkan

Putra Wali Kota Jambi Meninggal akibat Covid-19, Kegiatan yang Langgar Protokol Kesehatan akan Dibubarkan

Regional
Puluhan Vila di Puncak Bogor Disegel karena Nekat Disewakan Saat PSBB

Puluhan Vila di Puncak Bogor Disegel karena Nekat Disewakan Saat PSBB

Regional
12 Tenaga Medis RSUD Jambi Positif Covid-19, Layanan ICU hingga Radiologi Ditutup

12 Tenaga Medis RSUD Jambi Positif Covid-19, Layanan ICU hingga Radiologi Ditutup

Regional
Berkumpul hingga Larut Malam, Ratusan PSK di Babel Digiring ke Kantor Polisi

Berkumpul hingga Larut Malam, Ratusan PSK di Babel Digiring ke Kantor Polisi

Regional
Kampanye di Tengah Pandemi, Paslon Penantang Petahana di Malang Maksimalkan Platform Digital

Kampanye di Tengah Pandemi, Paslon Penantang Petahana di Malang Maksimalkan Platform Digital

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X