Kompas.com - 17/10/2018, 12:19 WIB
Tersangka pembeli bayi diamankan di Polrestabes Surabaya, Senin (15/10/2018) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALTersangka pembeli bayi diamankan di Polrestabes Surabaya, Senin (15/10/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Polrestabes Surabaya menutup akun Instagram @konsultasihatiprivat yang digunakan sebagai sarana praktik jual beli bayi.

Akun tersebut tidak langsung menjadi ajang transaksi, namun modusnya melayani konsultasi masalah keluarga.

Pengikut akun yang intens lalu melakukan komunikasi pribadi via nomor WhatsApp dengan operator, dan operator memasukkannya dalam sebuah grup WhatsApp khusus berisi orang-orang yang berkepentingan dalam proses adopsi bayi ilegal.

"Di grup WhatsApp itu tempat sharing pihak-pihak yang ingin adopsi anak dan yang ingin mengasuhkan anak kepada orang lain, tanpa proses adopsi yang sulit," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Rabu (17/10/2018).

Sejak beberapa hari terakhir, akun tersebut ditutup polisi. Penutupan tersebut bertujuan agar pengguna media sosial lainnya tidak terinspirasi untuk membuat akun serupa.

"Kami berharap pengguna media sosial lainnya tidak terinspirasi akun ini. Jadi kami tutup," jelasnya.

Baca juga: Dijual via Instagram, Bayi Berusia 3 Hari Laku Rp 3,8 Juta

Selain menutup akun instagram @konsultasihatiprivat, Tim Cyber Polrestabes Surabaya, kata Sudamiran, sampai saat ini juga masih terus menggelar patroli media sosial untuk melacak akun-akun serupa.

Akun Instagram @konsultasihatiprivat menurutnya memiliki banyak sekali pengikut. Karena merupakan solusi paling mudah bagi masyarakat yang ingin mengadopsi anak.

Alton Phinandita Prianto, operator akun instagram @konsultasihatiprivat saat ini sudah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Takut Dicerai Suami, Alasan Ibu MN Beli Bayi Seharga Rp 3,8 Juta

Selain Alton, ada 4 orang lagi yang sudah ditetapkan tersangka kasus perdagangan orang dari 2 kasus yang diungkap 2 pekan terakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.