Kompas.com - 17/10/2018, 07:50 WIB

BENER MERIAH, KOMPAS.com - Peristiwa pencabulan yang dilakukan oleh seorang kakek berusia 80 tahun, berinisial YS, kepada seorang bocah 8 tahun di Bener Meriah, Aceh, sempat diintip oleh sejumlah anak yang merupakan rekan bermain korban.

Hal itu dikatakan Kapolsek Timang Gajah, Jufrizal, saat ditanya Kompas.com seputar kasus tersebut, Selasa (16/10/2018).

Menurutnya, aksi bejat si kakek tersebut baru terbongkar pada 13 Oktober lalu, setelah korban diledek oleh teman-teman sekampungnya, berpacaran dengan tersangka YS.

"Rupanya, ledekan itu muncul setelah teman-teman korban yang masih anak-anak itu melihat tersangka YS menarik tangan korban ke dalam rumah. Setelah itu, rekannya yang semula bermain di perkarangan rumah korban, mengintip tindakan cabul YS di dalam kamar, mereka cerita detailnya," kata Jufrizal.

Baca juga: Setahun Menduda, Kakek Cabuli Bocah 8 Tahun

Dijelaskan, cerita anak-anak setelah menyaksikan peristiwa itu tidak pantas dipublikasi, apalagi diketahui oleh khalayak, bahkan tidak pantas disaksikan atau diceritakan oleh anak-anak tersebut.

"Peristiwa ini sudah dua kali dilakukan oleh pelaku, pertama sebulan yang lalu, dan yang kedua kali dilakukan pada 8 Oktober lalu," ucap Jufrizal.

Ia mengungkapkan, pekarangan rumah YS kerap menjadi lokasi bermain korban bersama teman-teman sebaya, sehingga pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan aksinya.

"Menurut keterangan, korban bersama anak-anak lainnya sering bermain di halaman rumah korban sepulang sekolah atau mengaji, apalagi di sana ada pohon jambu, jadi biasalah anak-anak suka bermain di sana. Nah pada saat melakukan aksi yang kedua kali ini korban diledek oleh teman-temannya," terang Jufrizal.

Baca juga: Diduga Cabuli 12 Muridnya, Guru Ngaji di Aceh Tengah Ditangkap Polisi

Ledekan terhadap korban tambahnya, telah diketahui oleh warga sekitar, termasuk keluarga korban. Sehingga kabar itupun sampai di telinga ibu bocah yang menjadi korban itu.

"Menurut keterangan saksi yang merupakan ibu korban, dirinya mendapat informasi dari adiknya, bahwa si anak diledeki oleh teman-temannya sebagai pacar dari kakek YS. Kemudian ibunya menanyakan kepada anaknya, barulah korban mengaku sambil menangis, bahwa ia telah diperlakukan tidak senonoh oleh tersangka YS," ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.