Pengeroyok Haringga Sirla Mengaku Bertobat dan Ingin Ikut Pesantren

Kompas.com - 16/10/2018, 21:28 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Sidang perdana kasus pengeroyokan Haringga Sirla digelar di Pengadian Negeri Klas I Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/10/2018).

Persidangan yang beragendakan pembacaan dakwaan terhadap dua pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan Haringga. Sidang dilakukan tertutup di ruang pengadilan Anak.

Adapun dua terdakwa yakni ST (17) dan DN (16). Keduanya didakwa pasal 338 KUHP juncto pasal 55 Ayat (1) ke -1 KUHP Juncto UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kemudian pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP Juncto UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun.


Baca juga: Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Warganet untuk Keluarga Haringga Sirla

Dalam surat dakwaan, Jaksa Penuntut Umum Melur Kimaharandika mengatakan, terdakwa datang ke Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (23/9/2018) untuk menonton pertandingan sepak bola Persib Bandung kontra Persija Jakarta.

ST saat itu sedang meminum kopi di gerbang biru GBLA. Tak lama kemudian mendengar keributan dari jarak 10 meter.

ST kemudian menghampiri sumber keributan dan melihat korban Haringga Sirla sedang dipukuli.

Pelaku melihat korban berlumuran darah, namun masih sadar. Emosinya tiba-tiba tersulut saat mendengar korban merupakan suporter dari klub sepakbola lain.

"Pelaku I (ST) ikut emosi dan langsung ikut memukul korban ke arah punggung sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan kiri," kata Melur dalam surat dakwaannya.

Merasa belum puas, ST kembali memukul satu kali dengan menggunakan keling besi.

Sementara DN ikut menendang punggung korban sebanyak dua kali. "Setelah korban jatuh pelaku anak II (DN) menginjak perut korban sebanyak dua kali," tuturnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X