Wabup Sanusi Resmi Jabat Plt Bupati Malang

Kompas.com - 16/10/2018, 14:48 WIB
Wabup Malang Sanusi usai penyerahan SK Plt Bupati Malang di Gedung Negara Grahadi, Selasa (16/10/2018)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Wabup Malang Sanusi usai penyerahan SK Plt Bupati Malang di Gedung Negara Grahadi, Selasa (16/10/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Bupati Malang, Sanusi, resmi menggantikan posisi Rendra Kresna sebagai Bupati Malang, terhitung sejak Selasa (16/10/2018).

Sanusi menggantikan Rendra yang saat ini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) karena dugaan kasus korupsi.

Surat Keputusan (SK) penunjukan pelaksana tugas Bupati Malang diserahkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada Sanusi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa siang.

Usai penyerahan, Sanusi mengaku hanya akan meneruskan program-program Bupati Malang yang sudah tersusun dalam RPJMD.


"Saya hanya meneruskan program-program bupati yang sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku," bebernya.

Baca juga: Bupati Malang dan Penyuapnya Ditahan KPK

Dalam waktu dekat, dia akan menggelar pertemuan dengan kepala organisasi perangkat daerah dan para camat untuk kembali menekankan kinerja pemerintah dan pelayanan publik.

"Jangan sampai karena peristiwa ini, pelayanan publik jadi terganggu," jelasnya.

Bupati Malang Rendra Kresna ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (15/10/2018).

Rendra ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung KPK Jakarta.

Selain Rendra, KPK juga menahan Ali Murtopo, pihak swasta yang merupakan tersangka pemberi suap kepada bupati.

Baca juga: 4 Fakta Dugaan Suap Bupati Malang, Dua Tersangka Baru hingga Penuhi Panggilan KPK

Rendra selaku Bupati Kabupaten Malang periode 2010-2015, diduga menerima suap terkait penyediaan sarana Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang sebesar Rp 3,45 miliar.

Ali Murtopo diduga sebagai pemberi suap senilai Rp 3,45 miliar tersebut kepada Rendra. Suap tersebut terkait dengan proyek peningkatan mutu pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011. 



Terkini Lainnya

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional
Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Pulang Safari Ramadhan, Wabup Rembang Terlibat Kecelakaan Beruntun

Regional
5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

5 Fakta Penyelundupan 1 Ton Ganja, Disembunyikan di Sasis Truk hingga Hendak Dibawa ke Jakarta

Regional
Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Antisipasi Bencana Kekeringan, BPBD Banyumas Siapkan 1.000 Tangki Air Bersih

Regional
Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Mogok Belajar Siswa yang Tolak Kepsek Diganti Berakhir dengan Surat Perjanjian

Regional
Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Dari Balairung, Dosen UGM Serukan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Regional
Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Kronologi Penyekapan Istri Ketua KPU Cianjur

Regional
Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Banyak TKI Ilegal asal NTT di Malaysia, BP3TKI Kupang Bangun Rumah Informasi Migrasi Aman

Regional

Close Ads X