Mayat Tanpa Identitas di Pinggir Sungai Gegerkan Warga Banyuasin

Kompas.com - 15/10/2018, 21:16 WIB
Mayat tanpa identitas yang ditemukan tewas di pinggir sungai Desa Sebalik, Kecamatan Tanjung Lagi, Kabupaten Bayuasin, Sumatera Selatan, Senin (15/10/2018). ISTIMEWAMayat tanpa identitas yang ditemukan tewas di pinggir sungai Desa Sebalik, Kecamatan Tanjung Lagi, Kabupaten Bayuasin, Sumatera Selatan, Senin (15/10/2018).

BANYUASIN, KOMPAS.com - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di pinggiran sungai membuat geger warga Desa Sebalik, Kecamatan Tanjung Lagi, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin (15/10/2018).

Kapolres Banyuasin AKBP Yudi Surya Markus Pinem mengatakan, mulanya korban ditemukan seorang warga yang hendak berangkat ke sawah.

Namun, ketika melintasi pinggiran Sungai Musi, ia menemukan jenazah dalam keadaan tertelungkup. Ia pun langsung melapor ke TNI AU dan Polair yang berada di sekitar tempat penemuan.

“Setelah mendapatkan laporan, tim indentifikasi langsung datang. Korban diperkirakan berumur 40 tahun mengenakan baju biru dan celana hitam panjang,” kata Yudhi.

Baca juga: Cegah Penularan Virus dari Mayat, Petugas Sisir Lokasi Gempa Palu

Dari tubuh korban, petugas tak menemukan identitas, baik itu KTP maupun SIM. Saat ini jenazah Mr X itu telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi.

“Kondisi jenazah korban sudah dalam keadaan membusuk, diperkirakan sudah meninggal tiga hari,” ujarnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Discreening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Discreening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Regional
Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Regional
Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Regional
Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Regional
Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Regional
Fakta Sembuhnya Pasien Corona di Solo, Gejala Selalu Kehausan dan Rutin Konsumsi Empon-empon

Fakta Sembuhnya Pasien Corona di Solo, Gejala Selalu Kehausan dan Rutin Konsumsi Empon-empon

Regional
Kepala Daerah Potong Gaji Bantu Warga Korban Wabah Corona, Siapa Saja?

Kepala Daerah Potong Gaji Bantu Warga Korban Wabah Corona, Siapa Saja?

Regional
Seorang Polisi di Medan Tembak Rekannya hingga Tewas, Motifnya Bercanda

Seorang Polisi di Medan Tembak Rekannya hingga Tewas, Motifnya Bercanda

Regional
Fakta Pasien Corona Pertama di Pamekasan, Usia 11 Tahun dan Hasil Tes Keluar Setelah 10 Hari Meninggal

Fakta Pasien Corona Pertama di Pamekasan, Usia 11 Tahun dan Hasil Tes Keluar Setelah 10 Hari Meninggal

Regional
'Kalian Pahlawan, Rela Bertaruh Nyawa Demi Selamatkan kami'

"Kalian Pahlawan, Rela Bertaruh Nyawa Demi Selamatkan kami"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X