Mitigasi Bencana Diwacanakan Masuk Kurikulum Pendidikan di Surabaya

Kompas.com - 15/10/2018, 21:01 WIB
IlustrasiMAST IRHAM/EPA Ilustrasi

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mewacanakan agar mitigasi bencana masuk dalam kurikulum pendidikan dan diajarkan di sekolah-sekolah.

Wacana itu didengungkan menyusul banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia, termasuk gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi, Donggala (Pasigala), Sulawesi Tengah, 28 September 2018.

Belum lagi di Surabaya, terdapat dua sesar aktif yang berpotensi gempa. Patahan itu berada di Surabaya dan Waru.

Patahan Surabaya meliputi kawasan Keputih hingga Cerme, Gresik. Sementara patahan Waru lebih panjang, melewati Rungkut, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Saradan, bahkan sampai Cepu, Jawa Tengah.


Baca juga: Dilewati 2 Sesar Aktif, Pemkot Surabaya Sosialisasi Tanggap Bencana di 300 SMP dan 700 SD

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, usulan agar mitigasi bencana masuk dalam kurikulum pendidikan sudah diwacanakan.

"Kami ada keinginan ke sana. Kami akan kerja sama dengan perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Kota Surabaya, terutama yang mempunyai konsentrasi terhadap kebencanaan," ucap Eddy kepada Kompas.com, Senin (15/10/2018).

Menurut Eddy, pihaknya sudah mendapat informasi bahwa pasca-sarjana Universitas Airlangga (Unair) memiliki konsentrasi khusus terkait kebencanaan.

"Sehingga dapat kita tahu materinya sepertinya apa, dan mungkin kami perlu untuk memasukkan ke dalam kurikulum pendidikan. Entah nanti masuk dalam ekstra kulikuler atau mata pelajaran," jelasnya.

Baca juga: BNPB Sebut Tak Ada Bantuan untuk Korban Bencana yang Ditahan-tahan

Seandainya mitigasi bencana memerlukan waktu yang lama untuk bisa diajarkan dalam mata pelajaran di sekolah, materi kebencanaan bisa diajarkan di ekstrakulikuler.

Yang penting, sambung dia, informasi terkait pencegahan bencana bisa sampai sejak dini kepada siswa.

"Sehingga memori (siswa) terkait pencegahan gempa bisa terekam sejak dini. Kami juga sedang menyusun beberapa materi yang perlu disampaikan kepada siswa," tutur Eddy.

Eddy mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pndidikan Kota Surabaya rerkait wacana tersebut. Namun untuk saat ini, langkah antisipasi yang bisa dilakukan adalah sosialisasi jangka pendek kepada siswa di sekolah-sekolah.

"Sudah, kami sudah koordinasi. Kami terus lakukan sosialisasi agar siswa peka dan siap jika sewaktu-waktu gempa terjadi," pungkasnya. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

Upaya Bebaskan 23 ABK KM Mina Sejati yang Disandera, Personel Tambahan Dikerahkan

Regional
Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

Protes, Warga Gelar Upacara di Tepi Lubang Bekas Tambang Batu Bara

Regional
Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

Kericuhan di Halaman DPR Aceh Dipicu Penurunan Paksa Bendera Merah Putih

Regional
LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

LBH Surabaya Kecam Tindakan Represif terhadap Mahasiswa Papua

Regional
Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Soal Usul Pemakzulan Dirinya, Gubernur Sulsel Anggap Itu Pembunuhan Karakter

Regional
PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

PKB Bentuk Tim Kajian Amandemen UUD 45 dan GBHN, Diketuai Profesor

Regional
Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

Tak Temukan Bukti Perusakan Bendera Merah Putih, Polisi Pulangkan 43 Mahasiswa Papua

Regional
Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan Dekat Sungai Tallo Makassar

Regional
Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

Usai Jalani Operasi 5 Jam, Polisi Korban Penyerangan Terduga Teroris di Surabaya Disebut Membaik

Regional
Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

Kibarkan Merah Putih Tanpa Seragam, Puluhan Anggota Paskibra Menangis

Regional
Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

Lebih dari 24 Jam, TNI AL Belum Berhasil Bebaskan Sandera di KM Mina Sejati

Regional
KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

KM Mina Sejati yang Dibajak Alami Kebocoran dan Nyaris Tenggelam

Regional
72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

72 TKI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri Sepanjang 2019

Regional
74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

74 Tahun Indonesia Merdeka, Suku Terasing di Maluku Ini Akhirnya Gelar Upacara

Regional
Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Khofifah Minta Warga Jatim Waspada Aksi Terorisme

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X