Utut Adianto Disebut Beri Gratifikasi ke Bupati Purbalingga

Kompas.com - 15/10/2018, 19:21 WIB
Bupati Purbalingga non-aktif, Tasdi, dihadirkan sebagai saksi untuk 4 terdakwa dugaan korupsi pembangunan proyek Islamic Center tahap II, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Senin (17/9/2018). Tasdi membeberkan keterangan terkait ihwal uang suap yang diterimanya dari proyek tersebut. KOMPAS.com/NAZAR NURDINBupati Purbalingga non-aktif, Tasdi, dihadirkan sebagai saksi untuk 4 terdakwa dugaan korupsi pembangunan proyek Islamic Center tahap II, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Senin (17/9/2018). Tasdi membeberkan keterangan terkait ihwal uang suap yang diterimanya dari proyek tersebut.

SEMARANG, KOMPAS.com - Bupati Purbalingga nonaktif, Tasdi, didakwa menerima suap dan gratifikasi saat menjabat sebagai orang nomor satu di daerah tersebut.

Total suap dan gratifikasi yang diterima pada 2017-2018 mencapai Rp 1,64 miliar dan 20.000 dollar AS.

Jaksa KPK Takdir Suhan dalam dakwaannya, menyebut pihak-pihak yang diduga memberi gratifikasi. Salah satunya anggota DPR Fraksi PDI-P, Utut Adianto.

"Terdakwa menerima uang sebesar lebih kurang Rp 150 juta dari Utut Adianto Wahjuwidajat selaku anggota DPR RI periode 2014-2019," ujar Takdir, membacakan dakwaan di Pengadilan Tinggi Korupsi, Semarang, Senin (15/10/2018).

Baca juga: Utut Adianto Dicecar 11 Pertanyaan Terkait Bupati Purbalingga

Jaksa menduga, pemberian uang dari Utut sebesar Rp 150 juta dilakukan pada Maret 2018.

Uang diberikan melalui ajudan Bupati Teguh Priyono di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purbalingga.

Hanya saja, jaksa dalam dakwaannya belum menjelaskan secara detail peruntukan uang tersebut.

Tasdi diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 1,465 miliar dari para pengusaha, serta anak buahnya di Purbalingga.

Salah satu pemberian uang yaitu dari pengusaha Hamdani Kosen dan Libarata Nababan senilai Rp 700 juta dan 20.000 dollar AS, lalu dari anak buah terdakwa mulai dari Rp 50 juta-Rp 360 juta.

"Semua nama yang kami sebutkan dalam dakwaan, kami usahakan untuk menjadi saksi dalam pembuktian dakwaan kami," tambah Takdir.

Baca juga: Kasus Bupati Purbalingga, KPK Kembali Panggil Utut Adianto

Tasdi sendiri didakwa telah menerima suap dari proyek pembangunan Islamic Center tahap 2 di Purbalingga serta gratifikasi dari berbagai pihak.

Uang suap sebesar Rp 115 juta merupakan commitment fee dari yang dijanjikan dari kontraktor sebesar Rp 500 juta.

Tasdi dijerat dakwaan akumulatif, yaitu pasal 12 huruf a dan pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Api Membesar, TNI/Polri Bangun Posko Siaga di Gunung Tampomas

Regional
Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Meski Jokowi Kalah di Cianjur, Bupati Yakin Proyek Tol dan Puncak II Dilanjutkan

Regional
Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah 'Hilang' 155 Tahun

Fakta Ibis Sendok Raja, Burung yang Muncul di Pos Jokowi Setelah "Hilang" 155 Tahun

Regional
Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Cerita di Balik Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi, Satu WNA Tewas hingga Kerahkan 25 Damkar

Regional
Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Dapat Uang Rp 10 Juta dari Jokowi, Nenek Paulina Akan Punya Rumah Baru

Regional
Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Intip Cara Belajar Reza, Anak Sopir Lulusan ITB Peraih IPK 3,98

Regional
Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Sebelum Terbakar, Pipa Minyak Pertamina Sempat Meledak Dua Kali

Regional
Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Pasca-kebakaran Pipa Pertamina, Pemkot Cimahi Inventarisir dan Fasilitasi Kerugian Warga

Regional
Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Begini Cara FY Kuras Dana Nasabah BNI hingga Rp 58,9 Miliar

Regional
Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

Regional
Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2019 Sebentar Lagi, Ada Apa Saja?

Regional
Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Sundutan Rokok Pemicu Balon di Kediri Meletus Lukai 5 Warga

Regional
Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Siswa SMK yang Tikam Gurunya hingga Tewas Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Gempa Bumi Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, NTT

Regional
Terkait Dana Hibah, Ketua DPRD Sumsel Diperiksa Kejagung

Terkait Dana Hibah, Ketua DPRD Sumsel Diperiksa Kejagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X