Kompas.com - 15/10/2018, 10:23 WIB
Kondisi Kelurahan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, beberapa hari setelah peristiwa likuefaksi akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 pada 28 September 2018. KOMPAS.COM/ROSYID AZHARKondisi Kelurahan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, beberapa hari setelah peristiwa likuefaksi akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 pada 28 September 2018.

PALU, KOMPAS.com – Sebagian warga Kota Palu masih mengeluhkan belum normalnya layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Mereka setiap hari harus mencari air ke tempat-tempat yang terdapat mata air dengan menggunakan galon atau jeriken.

Sejak gempa bumi bermagnitudo 7.4 dan diikuti gelombang tsunami pada Jumat (28/10/2018), warga Kota Palu kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. Air bersih, listrik dan bahan bakar sulit didapat .

“Di daerah Palupi belum ada air bersih, kami setiap hari mencari air di kelurahan sebelah,” kata Sri Lestari, warga Palupi, Senin (15/10/2018).

Untuk kebutuhan air minum, masyarakat kawasan ini menggunakan air minum isi ulang yang sudah mulai membuka depotnya.

Baca juga: 3 Fakta di Balik Krisis Air Bersih di Bandung

Khusus untuk keperluan mandi, mencuci dan lainnya mereka harus mencari air bersih di tempat lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kebutuhan air kamar mandi lumayan banyak untuk mencukupi satu keluarga,” kata Sri Lestari.

Warga Palupi lainnya, Isna memilih mencuci baju di kantor tempatnya bekerja di pusat kota. Di kantornya air berlimpah dari pompa listrik yang tersedia di kantor.

“Kalau harus mencari air dalam jumlah banyak setiap hari melelahkan, cukup untuk air minum dan keperluan kamar mandi secukupnya,” ujar Isna.

Baca juga: Sulitnya Mendapat Air Bersih di Kota Bandung...

Saat ini, Kota Palu berangsur pulih, bahan bakar lebih dulu tersedia, listrik mulai menjangkau setiap keluarga, namun layanan air PDAM belum juga pulih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Regional
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Regional
Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.