Tiga Pelajar Disambar Petir, Satu Anak Tewas - Kompas.com

Tiga Pelajar Disambar Petir, Satu Anak Tewas

Kompas.com - 14/10/2018, 09:40 WIB
Sambaran petir.Thinkstock Sambaran petir.

BATAM, KOMPAS.com - Sebanyak 3 pelajar disambar petir saat berteduh di sebuah pondok di kawasan kampung Tengah, Batu Besar Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (13/10/2018) sore.

Akibat kejadian itu, Rangga Ari Adriansya (12), pelajar kelas 6 SDN 002 Nongsa meninggal dunia. Sementara dua temannya, Wahyu dan Egista yang merupakan pelajar kelas 7 SMP, pingsan. Keduanya pun langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Saat ini Egista sudah mulai membaik dan diperbolehkan pulang, sementara Wahyu masih dirawat karena kondisinya yang terbilang cukup serius," kata Syafei, guru SDN 002 Nongsa, Minggu (14/10/2018).

Dia menyebutkan, kejadian ini berawal saat ketiganya tengah mencari ikan laga yang merupakan ikan khas di Batam yang ada di parit kampung Tengah, Batu Besar.


Saat itu kondisi cuaca memang sedang hujan. Dan ketika terlihat kilat dan petir, mereka langsung berteduh di pondok tidak jauh tempat mereka mencari ikan.

Namun tidak lama berteduh, salah satu pohon di dekat pondok anak-anak tersebut tersambar petir dan seketika saja mengenai ketiganya.

"Informasi seperti itu, hanya saja saya juga tidak tahu pasti bagaimana mereka bertiga bisa terkena sambaran hingga merenggut nyawa siswa kelas 6 SDN 002 Nongsa ini," katanya.

"Dugaan para orangtua korban, usai menyambar pohon, selanjutnya mantul ke ketiga anak tersebut dan Rangga yang paling parah terkena hingga tewas," tambah dia.

Saat ini jasad Rangga sudah dikebumikan pihak keluarga di TPU Kampung Tua , Nongsa, Batam.

Senada juga diungkapkan Feri, orangtua Egista yang mengaku saat ini kondisi Egista sudah diperbolehkan pulang.

"Anak saya tidak begitu parah, yang parah malah sepupunya yang juga keponakan saya, Wahyu karena terus merintih kesakitan," katanya.

Menurut dia, saat tiba di Rumah Sakit, Wahyu sempat mengaku kedinginan di sekujur tubuhnya. Bahkan saat ini bahu Wahyu juga tidak bisa disentuh.

"Kalau disentuh Wahyu spontan teriak karena merasa kesakitan," sebutnya.

Sementara itu Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Hang Nadim Batam, Aprilia mengatakan tiga hari kedepan wilayah Kepri berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

"Kami haraf warga Batam dan sekitarnya dapat berhati-hati dan waspada karena selain hujan lebat, juga berpotensi angin kencang disertai petir," katanya.

Untuk itu Aprilia mengimbau masyarakat menghindari tempat terbuka jika terjadi hujan yang disertai petir.

Dia menambahkan, cuaca yang sama juga diperkirakan terjadi di wilayah Bintan Pesisir, Mantang, Selayar, Singkep Barat dan sekitarnya.

"Sewaktu-waktu dapat meluas ke wilayah Singkep Pesisir, Singkep, Singkep Selatan, Lingga Utara, Lingga Timur, Lingga, Tanjungpinang, Toapaya, Gunung Kijang, Teluk Bintang, Teluk Sebong, Sri Kuala Loban, Bintan Utara dan sekitarnya," katanya.

 

 



Terkini Lainnya

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

Megapolitan
Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Regional
Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Nasional
PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

Megapolitan
Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Nasional
Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Megapolitan
Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Regional
Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Regional
Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Regional
'Taxiway' Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

"Taxiway" Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

Regional
Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Megapolitan
Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Internasional
Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Regional
2 Motor Tabrakan di Kupang, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis

2 Motor Tabrakan di Kupang, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis

Regional
Pemerintah Sarankan Rumah Hunian Sementara di Lombok Tak Berbahan Dasar Kayu

Pemerintah Sarankan Rumah Hunian Sementara di Lombok Tak Berbahan Dasar Kayu

Nasional

Close Ads X