Dugaan Suap Bupati Malang, KPK Periksa Kepala BPKAD hingga Swasta

Kompas.com - 13/10/2018, 14:16 WIB
Kepala BPKAD Kabupaten Malang Willem Petrus Salamena saat memenuhi panggilan penyidik KPK di Polres Malang, Sabtu (13/10/2018) KOMPAS.com/ANDI HARTIKKepala BPKAD Kabupaten Malang Willem Petrus Salamena saat memenuhi panggilan penyidik KPK di Polres Malang, Sabtu (13/10/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Bupati Malang Rendra Kresna di Aula Bhayangkari Polres Malang, Sabtu (13/10/2018).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik kali ini mengagendakan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi. Terdiri dari pejabat PNS di Pemerintah Kabupaten Malang dan pihak swasta.

Diantaranya yaitu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Malang Willem Petrus Salamena, Wahyudi yang merupakan salah satu kepala seksi dan Kabag TU Sekda Kabupaten Malang Henry MB Tanjung.

Baca juga: KPK Geledah Rumah Anak Bupati Malang

Sedangkan saksi dari pihak swasta yaitu Ubaidillah, Choiriyah, Moh Zaini Ilyas, Hadaningsih dan Hari Mulyanto.

"Hari ini KPK lanjutkan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi di Polres Kabupaten Malang," katanya.

Dengan begitu, sudah ada 18 saksi yang diperiksa untuk kasus tersebut dengan 23 lokasi yang sudah digeledah.

"Hingga hari ini sekitar 18 saksi diperiksa dan 23 lokasi di Kabupaten Malang digeledah dalam dua perkara di tingkat penyidikan, yaitu dugaan suap dan gratifikasi," katanya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Malang Willem Petrus Salamena mengatakan, pihaknya sudah diperiksa sebanyak dua kali terkait kasus tersebut. Sebelumnya ia sudah pernah diperiksa di gedung KPK di Jakarta pada 2016 lalu.

"Diperiksa dua kali. Satu kali di gedung merah putih Jakarta pada 2016," katanya.

Sementara itu, hingga saat pemeriksaan masih berlangsung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Regional
BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

Regional
Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Regional
8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

Regional
Kronologi Video Viral Suami Aniaya Istri, Diduga karena Uang Belanja

Kronologi Video Viral Suami Aniaya Istri, Diduga karena Uang Belanja

Regional
Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Regional
Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Regional
Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Regional
Seorang Warga Tergencet Batu Saat Mencari Pohon Serut, Proses Evakuasi 10 Jam, Korban Meninggal di Rumah Sakit

Seorang Warga Tergencet Batu Saat Mencari Pohon Serut, Proses Evakuasi 10 Jam, Korban Meninggal di Rumah Sakit

Regional
Suami Istri Kerja Sama Jebak Temannya lalu Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Parit

Suami Istri Kerja Sama Jebak Temannya lalu Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Parit

Regional
PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

Regional
Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Regional
Dua Bayi Umur 6 Hari Terpapar Corona

Dua Bayi Umur 6 Hari Terpapar Corona

Regional
1.200 Orang dari Dua Klaster Terbesar Covid-19 di Jabar Diperiksa, 37 Positif

1.200 Orang dari Dua Klaster Terbesar Covid-19 di Jabar Diperiksa, 37 Positif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X