Kemendes PDTT: Dana Desa Program Nawacita Dirasakan Langsung Masyarakat

Kompas.com - 13/10/2018, 12:03 WIB
Tim pendamping desa meninjau realisasi proyek pembangunan menggunakan dana desa di Desa Meureubo Jurong, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Rabu (12/9/2018) KOMPAS.com/MASRIADI SAMBOTim pendamping desa meninjau realisasi proyek pembangunan menggunakan dana desa di Desa Meureubo Jurong, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Rabu (12/9/2018)

BENGKULU, KOMPAS.com - Pemanfaatan Dana Desa yang bergulir sejak tahun 2015 sebagai implementasi UU No. 6 Tahun  2014 tentang Desa dan PP No.60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN menyajikan fakta tak terbantahkan.

Yaitu pembangunan Indonesia bergerak serentak dari Sabang hingga Merauke dan dari Sangihe sampai Pulau Rote.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) M Fachri mengungkapkan hal tersebut saat membuka kegiatan talkshow dengan tema "Pemanfaatan Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat" di Wahana Surya Desa Pasar Pedati, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Propinsi Bengkulu, Kamis, (11/10/2018).

“Dari 9 program Nawacita Presiden Joko Widodo, program Dana Desa menjadi program yang paling dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebuah survei dari lembaga survei menyebutkan tingkat kepuasan publik terhadap dana desa mencapai 60 persen,” kata dia. 

Baca juga: Di Pertemuan IMF - World Bank, Peraih Nobel Ekonomi Puji Dana Desa

Kegiatan yang diselenggarakan Kemendes PDTT bekerja sama dengan Tempo Media Group ini diikuti 140 peserta terdiri atas perwakilan kecamatan, kepala desa, pengurus BUMDes, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan lain-lain.

M. Fachri juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo yang hadir dalam Rapat koordinasi Pengendalian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Sumatera Utara Senin (8/10) lalu.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa penggunaan dana desa pada 2019 yang totalnya mencapai Rp 73 Triliun sebaiknya beralih dari pembangunan  infrastruktur dasar. Tapi juga mulai diarahkan kepada peningkatan sumber daya manusia (SDM), kesejahteraan dan kesehatan anak-anak serta pengembangan ekonomi masyarakat desa termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)

“Dengan segala keterbatasannya, agar semua pihak terkait jangan membiarkan desa-desa membangun sendiri. Saya berharap ke depan desa-desa di Bengkulu dapat lebih sejahtera,” kata M Fachri.

Baca juga: Presiden dan Mendes PDTT Fokuskan Dana Desa untuk Pemberdayaan SDM

Di kesempatan yang sama, Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli mengatakan, kehadiran Direktur PMD yang mewakili Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo menjadi kesempatan sangat baik untuk kepala desa se-Bengkulu Tengah untuk berdiskusi dan bertanya segala hal terkait Dana Desa.

“Jangan puas dengan apa yang telah didapat. Saya meminta Kadis PMD Benteng untuk memperhatikan seluruh kades agar terhindar dari berbagai masalah. Ikuti kegiatan ini baik –baik sampai selesai dan fokus,” ujar Bupati.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Penipuan Investasi Arisan Online di Gunungsitoli, Modus Pakai Sistem Duet di Facebook

Duduk Perkara Penipuan Investasi Arisan Online di Gunungsitoli, Modus Pakai Sistem Duet di Facebook

Regional
Sherly Siswa SD Wakatobi Asal Papua Tak Bisa Ikuti Ujian karena Masalah Administrasi

Sherly Siswa SD Wakatobi Asal Papua Tak Bisa Ikuti Ujian karena Masalah Administrasi

Regional
Sosok Nina Azzahra, Siswa SMP yang Berani Kirim Surat Protes ke PM Australia dan Kanselir Jerman

Sosok Nina Azzahra, Siswa SMP yang Berani Kirim Surat Protes ke PM Australia dan Kanselir Jerman

Regional
Bandar Judi Culik Siswi SMA, Jadi Buron dan Ditembak Polisi

Bandar Judi Culik Siswi SMA, Jadi Buron dan Ditembak Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bocah 11 Tahun Tewas Digigit Ular Weling | Hilang 2 Bulan Pelajar SMA Ditemukan Tinggal Tengkorak

[POPULER NUSANTARA] Bocah 11 Tahun Tewas Digigit Ular Weling | Hilang 2 Bulan Pelajar SMA Ditemukan Tinggal Tengkorak

Regional
Kisah Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya karena Tak Ada Biaya Sewa Ambulans

Kisah Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya karena Tak Ada Biaya Sewa Ambulans

Regional
4 Kasus TNI Gadungan: Motif Tiduri 16 Perempuan hingga Gasak 17 Motor

4 Kasus TNI Gadungan: Motif Tiduri 16 Perempuan hingga Gasak 17 Motor

Regional
5 Fakta Pelajar SMA Hilang 2 Bulan, Ditemukan di Sungai hingga Tinggal Tengkorak

5 Fakta Pelajar SMA Hilang 2 Bulan, Ditemukan di Sungai hingga Tinggal Tengkorak

Regional
TNI Gadungan yang 7 Tahun Bohongi Istri Dibebaskan

TNI Gadungan yang 7 Tahun Bohongi Istri Dibebaskan

Regional
Pastikan Trem Beroperasi di Semarang, Wali Kota Akan Temui Dirut KAI

Pastikan Trem Beroperasi di Semarang, Wali Kota Akan Temui Dirut KAI

Regional
Ahli Sebut Penetapan Tersangka 2 Pengasuh PAUD di Samarinda Sumir

Ahli Sebut Penetapan Tersangka 2 Pengasuh PAUD di Samarinda Sumir

Regional
Parkir Beli Opor, Pengendara Ini Tiba-tiba Teriak Ular Tambang di Mesin Motornya

Parkir Beli Opor, Pengendara Ini Tiba-tiba Teriak Ular Tambang di Mesin Motornya

Regional
Pemprov Diminta Kebut Proyek-proyek Nasional di Jawa Barat

Pemprov Diminta Kebut Proyek-proyek Nasional di Jawa Barat

Regional
Minimalisasi Konflik dengan Manusia, Gajah Liar Dipasangi GPS

Minimalisasi Konflik dengan Manusia, Gajah Liar Dipasangi GPS

Regional
WN Inggris Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Renang Hotel

WN Inggris Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Renang Hotel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X