Kompas.com - 13/10/2018, 11:05 WIB
Fitur baru di KAI Access PT KAIFitur baru di KAI Access
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Bagi sebagian orang yang sering menggunakan kereta api (KA) lokal atau KA berjarak pendek, mungkin sudah mengerti bagaimana rasanya repot antre di loket stasiun.

Tentunya, mengantre di stasiun juga mengharuskan Anda untuk menyisihkan waktu lebih ketika akan membeli tiket.

Namun, sekarang Anda tak perlu repot-repot datang lebih awal di stasiun, karena tiket KA lokal sudah bisa dipesan melalui aplikasi KAI Access.

Namun, pemesanan tiket KA lokal ini masih berlaku untuk wilayah Bandung Raya saja.

Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin mengatakan, secara bertahap sistem akan dibangun sehingga tiket KA lokal lain di berbagai daerah dapat dipesan melalui aplikasi KAI Access.

"Sehingga penumpang tidak perlu lagi untuk antre di loket stasiun," kata Agus saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/10/2018).

Bagaimana cara pemesanannya? Mari kita bahas satu persatu.

1. Buka aplikasi KAI Access Anda, kemudian pilih menu "Local Train". Apabila menu ini belum tersedia di KAI Access Anda, lakukan pembaruan aplikasi.

Menu di KAI AccessPT KAI Menu di KAI Access

2. Pilih stasiun asal dan stasiun tujuan dari kereta lokal.

Menu di KAI AccessPT KAI Menu di KAI Access

3. Setelah memilih stasiun keberangkatan dan tujuan, selanjutnya adalah memilih jadwal keberangkatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X