BPOM Hadir di Luwu Utara, Bekerja di 7 Wilayah Kerja

Kompas.com - 13/10/2018, 09:06 WIB
Kepala Loka BPOM Nurtati Rahman bersama Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani dalam peresmian Loka POM di Luwu Utara, Sabtu (13/10/2018). KOMPAS.com/AMRAN AMIR Kepala Loka BPOM Nurtati Rahman bersama Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani dalam peresmian Loka POM di Luwu Utara, Sabtu (13/10/2018).

LUWU UTARA, KOMPAS.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) kini hadir di Kabupaten Luwu Utara, badan ini disebut dengan Loka POM. Kehadiran Loka POM diharapkan semakin mendekatkan pelayanan dan pengawasan obat dan makanan kepada masyarakat.

Hal ini diungkap Kepala Loka POM yang membawahi 7 daerah Pengawasan kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, Nurtati Rahman, kepada kompas.com, Sabtu (13/10/2018), di Rumah Jabatan Bupati Luwu Utara di Bone, Masamba, Luwu Utara. 

Tujuh wilayah kerja pelayanan dan pengawasan tersebut yaitu Palopo, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja, Toraja Utara, dan Enrekang.

“Kami dilantik Agustus dan mulai efektif bekerja per September 2018, dan untuk sementara kami berkantor di Kota Palopo,” kata Nurtati

Baca juga: Perempuan Pertama Pimpin Luwu Utara - AIMAN Eps 75 Bagian 3

Dia juga mengatakan, pihaknya turun berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM RI Nomor 12 Tahun 2018, sebelumnya Kepala BPOM RI telah melantik 40 Pejabat Loka POM di seluruh wilayah Indonesia, dan salah satunya adalah dirinya yang ditempatkan di 7 wilayah kerja di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Jadi, hari ini kami melapor ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, dalam hal ini kepada ibu Bupati Luwu Utara, bahwa Loka POM sudah hadir di Kabupaten Luwu Utara,” ucapnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang seluruh perangkat daerah yang ada di Kabupaten Luwu Utara.

“Tupoksi kami adalah pelayanan publik, pengawasan obat dan makanan. Meski demikian, perlu kami sampaikan bahwa kami juga punya tupoksi lain yakni penindakan. Nah, kami juga akan mengawasi secara rutin mulai Januari sampai Desember,” tuturnya.

Baca juga: Kabupaten Luwu Utara Bersiap Jadi Sentra Pembibitan Sapi Potong

Sementara itu Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyambut baik kehadiran BPOM di Luwu Utara. Ia berharap, selain mengawasi obat dan makanan, BPOM juga dapat bersinergi dengan beberapa lembaga terkait, salah satunya Dinas Ketahanan Pangan.

“Ada hal lain yang tidak kalah pentingnya, yakni bagaimana bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dalam upaya menjaga keamanan pangan masyarakat kita. Selamat bekerja buat teman-teman di BPOM,” ucapnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X