Diberi Jaminan Aset Rp 40 Miliar, 200 Korban Penipuan Apartemen Tak Lapor Polisi

Kompas.com - 12/10/2018, 19:16 WIB
Korban penipuan apartemen mengawal sidang perkara penipuan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (12/10/2018) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALKorban penipuan apartemen mengawal sidang perkara penipuan di Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (12/10/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 200 korban penipuan apartemen Sipoa Grup di Surabaya yang tergabung dalam Paguyuban Tim Baik-baik (TB2) menegaskan tidak akan melapor ke polisi atas kasus penipuan yang mereka alami.

Mereka mengaku telah mengantongi jaminan berupa aset 7 bidang tanah senilai Rp 40 miliar sebagai ganti rugi pembelian apartemen.

"Tim appraisal kami sudah mengecek ke kantor pertanahan dan clean and clear, artinya aset tersebut tidak bermasalah, dan nilainya Rp 40 miliar," kata salah satu koordinator TB2, Handoko Lamijadi, Jumat (12/10/2018).

Aset itu diterima dari PT Bumi Samudra Jedine, salah satu perusahaan di bawah Sipoa Grup, pengembang properti apartemen Royal Avatar World yang berlokasi di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.


Baca juga: Pakai Atribut 2 Capres, Korban Penipuan Apartemen Mengadu ke Polda Jatim

Pihaknya menghormati korban lainnya yang mendukung proses hukum perkara penipuan dengan terdakwa manajemen pengembang.

"Namun bila ada kawan-kawan konsumen lain yang ingin menempuh jalur mediasi dalam rangka pengembalian uang (refund) kami siap membantu memfasilitasi," jelas Handoko.

Menurut penilaiannya, perkara yang saat ini sedang diproses di Pengadilan Negeri Surabaya lebih tepat masuk ke perkara perdata, karena pengembang melakukan wanprestasi atau lalai dalam menunaikan kewajibannya memberikan apartemen kepada konsumennya.

Secara terpisah, Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Agung Yudha, mengaku juga banyak menyita aset PT Bumi Samudra Jedine untuk keperluan penyidikan.

Beberapa aset milik perusahaan yang disita adalah 5 rumah, uang tunai lebih dari Rp 21 miliar, 12 unit mobil, dan 17 berkas surat tanah hak milik.

"Sampai saat ini kami juga banyak menerima laporan dari konsumen," jelasnya.

Baca juga: Yusril Minta KPK Awasi Proses Hukum Penipuan Apartemen di Surabaya

Perkara dugaan penipuan proyek apartemen yang merugikan ratusan konsumen di Surabaya dan Sidoarjo itu saat ini sedang berproses di Pengadilan Negeri Surabaya, dengan 2 terdakwa dari pihak pengembang properti, yakni Budi Santoso dan Klemen Sukarno Candra.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Kasus Bocah 11 Tahun Disandera Abu Sayyaf, Keluarga: Dia Ikut Pamannya Cari Ikan

Regional
Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Sempat Padam 19 Jam, Listrik di Kalsel dan Kalteng Diklaim Sudah Pulih 85 Persen

Regional
Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Salah Info soal Kakek Mati Kelaparan, Wagub Sulsel Tetap Minta Warga Miskin Diperhatikan

Regional
Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Terseret Ombak Pantai Sawarna Banten, 1 Wisatawan Jakarta Tewas

Regional
'Selfie' di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

"Selfie" di Atas Jembatan Gantung di Bengkulu Berujung Maut, 10 Orang Tewas Terseret Banjir

Regional
Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Warga Semarang Tolak Tempat Pembuangan Sampah yang Dekat dengan Permukiman

Regional
Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Bantu Hiu Paus yang Terdampar di Pantai, Warga: Kami Tolong karena Masih Hidup

Regional
Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Pria di Semarang Masih Hidup meski Sudah Terpental Ditabrak Kereta

Regional
Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Listrik Padam Lebih dari 19 Jam, Gubernur Kalsel Minta PLN Percepat Perbaikan

Regional
Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Harapan Ridwan Kamil pada Gebrakan Rektor Baru ITB Reini Wirahadikusumah

Regional
Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Wi-Fi Gratis di Masjid, Menyusul di Tempat Ibadah Lainnya

Regional
Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Ancam Satwa Endemik, Walhi Imbau Izin 9 Perusahaan HTI Ditinjau Ulang

Regional
Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Titik Terang Identitas Kerangka Manusia di Sofa Rumah Kosong Bandung: Pria Paruh Baya, Ras Asia

Regional
Mulai 5 Februari, Perlintasan Kereta Api Purwosari Ditutup untuk Pembangunan Flyover

Mulai 5 Februari, Perlintasan Kereta Api Purwosari Ditutup untuk Pembangunan Flyover

Regional
Terkena Jerat, Lengan Beruang Madu Ini Terpaksa Diamputasi

Terkena Jerat, Lengan Beruang Madu Ini Terpaksa Diamputasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X