Pengadopsi Ilegal 2 Bayi di Surabaya Diburu Polisi

Kompas.com - 12/10/2018, 14:35 WIB
Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan (tengah) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALKapolda Jatim Irjen Luki Hermawan (tengah)

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi terus mengembangkan kasus adopsi ilegal yang dijalankan admin akun instagram @konsultasihatiprivat.

Dua bayi yang sebelumnya telah diadopsi secara ilegal kini ditelusuri polisi.

Berdasarkan pengakuan Alton Phinandita Prianto, admin akun instagram @konsultasihatiprivat, sudah 3 anak yang diadopsi melalui jasanya.

Aksi terakhirnya terendus polisi dan kini dia berstatus tersangka.

"Jadi sekarang ada 2 yang anak yang sudah dijual melalui perantara tersangka. Informasi awal, 2 anak ini diadopsi oleh orang di luar Surabaya. Sekarang sedang didalami," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan, Jumat (12/10/2018).

Baca juga: Terbelit Utang, Ibu Jual Bayi 11 Bulan Seharga Rp 15 Juta

Kemarin, Luki mengaku sudah menemui bayi yang gagal diadopsi oleh tersangka.

"Bayinya lucu sekali, kok tega orang tuanya sampai menjual," jelasnya.

Melalui akun tersebut, Alton menawarkan adopsi anak sebagai solusi masalah keluarga. Lariza Anggraeni tertarik dengan apa yang ditawarkan Alton melalui akun instagram.

Lariza lantas menghubungi Alton dan mengaku ingin menyerahkan putra ketiganya yang berusia 11 bulan agar diasuh oleh orang lain karena alasan ekonomi keluarga.

"Lariza ini mengaku sedang terbelit hutang dan mengaku tidak mampu membesarkan putranya," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

Dari curhat Larisa, Alton lalu menghubungi seorang bidan di Badung, Bali bernama Ni Ketut Sukarwati. Bidan tersebut lah yang akan mempertemukan Larisa dengan pembeli bayi bernama Ni Nyoman Sirait.

Di Bali, Larisa, Alton, Ni Ketut Sukarwati dan Ni Nyoman Sirait bertemu. Larisa memberikan bayinya kepada Ni Nyoman Sirait. Pembeli lantas memberikan uang sebesar Rp 15 juta kepada Larisa. Alton dan Ni Ketut Sukarwati juga mendapatkan bagian sebagai perantara.

Keempat orang tersebut kini diamankan di Mapolrestabes Surabaya. Keempatnya terancam hukuman pidana penjara selama maksimal 15 tahun, atas pelanggaran pasal 83 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak. 

Kompas TV Aksinya pun terbongkar, karena ibu kandung pelaku curiga melihat anaknya pulang usai melahirkan tanpa membawa serta bayinya


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Ular Kobra Teror Warga di Tasikmalaya

Belasan Ular Kobra Teror Warga di Tasikmalaya

Regional
Korban Penipuan Umrah di Banyumas Lebih dari 100 Orang, Baru 1 yang Melapor

Korban Penipuan Umrah di Banyumas Lebih dari 100 Orang, Baru 1 yang Melapor

Regional
Perawat di Aceh Timur Mengaku Ditendang Wakil Bupati Saat Pasang Oksigen

Perawat di Aceh Timur Mengaku Ditendang Wakil Bupati Saat Pasang Oksigen

Regional
Viral Kucing Disiksa dengan Digantung di Bali, Pengunggah Foto Dipolisikan

Viral Kucing Disiksa dengan Digantung di Bali, Pengunggah Foto Dipolisikan

Regional
Lagi Sortir Sampah, Pekerja Gudang Rongsok Temukan Granat Aktif

Lagi Sortir Sampah, Pekerja Gudang Rongsok Temukan Granat Aktif

Regional
Polres Mimika Libatkan Paguyuban untuk Pengamanan Gereja Saat Natal

Polres Mimika Libatkan Paguyuban untuk Pengamanan Gereja Saat Natal

Regional
Krisis Air Bersih, Warga Borong Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Kali Wae Bobo

Krisis Air Bersih, Warga Borong Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Kali Wae Bobo

Regional
Mobil Ertiga yang Ditumpangi Satu Keluarga Terseret Kereta Api Ratusan Meter di Mojokerto

Mobil Ertiga yang Ditumpangi Satu Keluarga Terseret Kereta Api Ratusan Meter di Mojokerto

Regional
Wali Kota Bandung Jenguk 8 Satpol PP yang Terluka Saat Penggusuran Tamansari

Wali Kota Bandung Jenguk 8 Satpol PP yang Terluka Saat Penggusuran Tamansari

Regional
30 Kolam Jaring Apung Hancur Diterjang Air Bah, Belasan Ton Ikan Lepas

30 Kolam Jaring Apung Hancur Diterjang Air Bah, Belasan Ton Ikan Lepas

Regional
Kronologi Mercedes Benz Tabrak Truk Brimob, 1 Tewas, 2 Luka-luka

Kronologi Mercedes Benz Tabrak Truk Brimob, 1 Tewas, 2 Luka-luka

Regional
Dapat Bantuan Jokowi, Nenek yang Jual Sendok untuk Beli Beras Kini Bisa Cicil Utang

Dapat Bantuan Jokowi, Nenek yang Jual Sendok untuk Beli Beras Kini Bisa Cicil Utang

Regional
Ruang Kelas Ambruk, Siswa SD di Jombang Terpaksa Belajar di Musala

Ruang Kelas Ambruk, Siswa SD di Jombang Terpaksa Belajar di Musala

Regional
Material Bangunan Diragukan, 124 Sekolah Dikhawatirkan Ambruk

Material Bangunan Diragukan, 124 Sekolah Dikhawatirkan Ambruk

Regional
Lamborghini yang Terbakar Kini Terparkir di Polda Jawa Timur

Lamborghini yang Terbakar Kini Terparkir di Polda Jawa Timur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X