Warga Temukan Bayi dalam Kardus Sepatu di Tempat Sampah - Kompas.com

Warga Temukan Bayi dalam Kardus Sepatu di Tempat Sampah

Kompas.com - 12/10/2018, 14:06 WIB
Bayi Dalam Kardus Sepatu di Tempat Sampah Ditemukan Warga ParepareSuddin Syamsuddin / Kompas. Com Bayi Dalam Kardus Sepatu di Tempat Sampah Ditemukan Warga Parepare


PAREPARE, KOMPAS. com – Seorang bayi laki laki ditemukan dua orang pemulung dalam kardus sepatu berwarna merah di tempat sampah Jalan Kelapa Gading, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa kain selembar pun. 

“Dua orang pemulung ibu dan anak yakni Erna dan anak gadisnya Sri Astuti menemukan bayi di tempat sampah jalan jalur dua. Bayi malang itu ditemukan dalam kardus sepatu berwarna merah," kata Kapolsek Bacukiki AKP Muhammad Ilyas, Jumat (12/10/2018).


Menurut Muhammad Ilyas, kedua saksi itu kini diinterogasi pihak Kepolisian Sektor Bacukiki. Setelah menemukan bayi, keduanya langsung membawanya pulang ke rumah.

“Setelah menemukan bayi dalam kardus sepatu, mereka langsung membawanya pulang ke rumah. Berselang satu jam, mereka menghubungi Call Center 112 untuk membawanya ke rumah sakit Andi Makkasau, Kota Parepare, " jelas Muhammad Ilyas.

Baca juga: Mahasiswa KKN Temukan Bayi Dibuang di Kebun Bambu

Bayi laki laki malang itu kini dirawat secara intensif di ruang NICU RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Menurut Kepala Ruangan NICU RSUD Andi Makassau Nurliati, bayi diperkirakan lahir prematur dan hanya memiliki bobot 1 kilogram lebih.

"Kami sudah melakukan perawatan secara intensif. Bayi malang berjenis kelamin laki laki itu telah dipasangi infus dan diberikan obat," kata Nurliati.

Tiga bulan terakhir, tercatat sudah 3 kali terjadi kasus pembuangan bayi. Namun pihak Kepolisian Resor Parepare belum juga menemukan satu pun pelaku pembuangan bayi. Dua bayi ditemukan meninggal dan satu masih hidup.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi telah kami periksa," kata Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Abdul Aris Nicolaus.


Terkini Lainnya

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

Megapolitan
Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Regional
Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Nasional
PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

Megapolitan
Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Nasional
Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Megapolitan
Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Regional
Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Regional
Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Regional
'Taxiway' Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

"Taxiway" Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

Regional
Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Megapolitan
Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Internasional
Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Regional
2 Motor Tabrakan di Kupang, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis

2 Motor Tabrakan di Kupang, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis

Regional
Pemerintah Sarankan Rumah Hunian Sementara di Lombok Tak Berbahan Dasar Kayu

Pemerintah Sarankan Rumah Hunian Sementara di Lombok Tak Berbahan Dasar Kayu

Nasional

Close Ads X