Aborsi, Gadis di Bawah Umur Ditangkap Polisi - Kompas.com

Aborsi, Gadis di Bawah Umur Ditangkap Polisi

Kompas.com - 12/10/2018, 13:46 WIB
ilustrasi aborsiTHINKSTOCK ilustrasi aborsi

BENGKULU, KOMPAS.com - Jajaran Reskrim Polres Bengkulu Utara meringkus seorang gadis berusia 17 tahun karena melakukan aborsi di rumah kontrakannya.

"Pelaku menggugurkan kandungan karena takut ketahuan hamil oleh orangtuanya," kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP M.Jufri, Jumat (12/10/2018).

Peristiwa aborsi terungkap saat teman pelaku mendatangani gadis itu di rumah kontrakannya. Temannya mendapati pelaku dalam keadaan berdarah dan melaporkan tindakan itu kepada polisi.


Baca juga: Paus Fransiskus: Aborsi Sama dengan Menyewa Pembunuh Bayaran

Polisi bergerak dan mengamankan pelaku. Polisi juga langsung membawa pelaku ke RSUD Argamakmur guna mendapatkan perawatan medis.

"Pelaku masih di bawah umur dan dalam penanganan medis, kasus ini masih dalam penyelidikan," tambah Jufri.

Pelaku merupakan pelajar yang putus sekolah. Diduga, pelaku melakukan perbuatan intim bersama pacarnya yang saat ini menjalani hukuman di Polres Bengkulu Utara karena menganiaya.

Kandungan yang digugurkan berusia lima bulan.

Pelaku dijerat dengan pasal 77 UU. No 35/2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 10 tahun penjara.

Kompas TV Bukan dalam waktu singkat pelaku telah melakukan aksinya selama bertahun-tahun.



Terkini Lainnya

La Nyalla Akui Jokowi PKI Hanya Karangan, Ini Kata Airlangga Hartarto

La Nyalla Akui Jokowi PKI Hanya Karangan, Ini Kata Airlangga Hartarto

Nasional
DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

Megapolitan
Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Regional
Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Nasional
PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

Megapolitan
Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Nasional
Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Megapolitan
Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Regional
Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Regional
Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Regional
'Taxiway' Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

"Taxiway" Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

Regional
Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Begini Model Kantong Belanja dari Tepung Singkong yang Akan Digunakan di Bekasi

Megapolitan
Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Dua Pencuri di Australia Bobol Bank Pakai Eskavator

Internasional
Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut, Nenek Marsinah Bingung Cari Tanah Pengganti

Regional
2 Motor Tabrakan di Kupang, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis

2 Motor Tabrakan di Kupang, 2 Orang Tewas dan 1 Kritis

Regional

Close Ads X