Bupati Malang: Saya Tidak Terima Suap, Tapi Saya Bertanggungjawab...

Kompas.com - 12/10/2018, 05:35 WIB
Bupati Malang Rendra Kresna saat ditemui usai acara di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Jalan KH Agus Salim nomor 7 Kota Malang pada Kamis (11/10/2018) malam. KOMPAS.com/ANDI HARTIKBupati Malang Rendra Kresna saat ditemui usai acara di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Jalan KH Agus Salim nomor 7 Kota Malang pada Kamis (11/10/2018) malam.

MALANG, KOMPAS.com - Bupati Malang Rendra Kresna mengaku akan bersikap koorperatif terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) yang menetapkannya sebagai tersengka penerima suap dan gratifikasi.

Bagi Rendra, status hukum yang disandangnya adalah konsekuensi sebagai kepala daerah.

Namun, bupati yang tengah menjabat di periode keduanya itu membantah telah menerima suap dan gratifikasi seperti yang disangkakan oleh KPK.

"Saya tidak terima, saya tidak terima," katanya saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang di Jalan KH Agus Salim nomor 7 Kota Malang, Kamis (11/10/2018) malam.

Meski merasa tidak menerima, mantan Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur itu akan menghadapi kasus hukumnya.

Baca juga: Ditetapkan Tersangka, Bupati Malang Rendra Kresna Hormati Keputusan KPK

 

Rendra mengaku, sebagai kepala daerah ia harus bertanggungjawab terhadap semua yang terjadi dalam masa pemerintahannya.

Termasuk kasus penyediaan sarana Dinas Pendidikan Kabupaten Malang yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011.

"Tetapi kalau kemudian itu merupakan sebuah kesalahan sehingga kemudian terjadi kesalahan, apakah itu kemudian menguntungkan untuk orang lain dan sebagainya, saya sebagai bupati bertanggungjawab untuk itu," jelasnya.

"Karena saya anggap, saya sebagai bupati tidak kuat kontrolnya. Tapi saya bukan menerima, saya hanya bertanggungjawab kalau kemudian ada kesalahan - kesalahan di dinas kami terutama di Dinas Pendidikan, kalau kemudian ada menguntungkan orang lain dan sebagainya," ungkapnya.

Baca juga: KPK Tetapkan Bupati Malang Tersangka Dua Kasus Korupsi

Rendra mengatakan, pihaknya sebagai pimpinan tertinggi di Pemerintahan Kabupaten Malang tidak mengurusi proyek secara detil. Sebab kuasa pengguna anggaran ada pada masing - masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Zainuddin, Uang Tabungan 8 Tahun Dikuras Penipu dalam Hitungan Menit, Tersisa Rp 124.558

Kisah Zainuddin, Uang Tabungan 8 Tahun Dikuras Penipu dalam Hitungan Menit, Tersisa Rp 124.558

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Agustus 2020

Regional
Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Regional
Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Regional
Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X