Nasib Pengungsi di Luar Palu dan Donggala, Dapat Warung hingga Bisa Bersekolah - Kompas.com

Nasib Pengungsi di Luar Palu dan Donggala, Dapat Warung hingga Bisa Bersekolah

Kompas.com - 11/10/2018, 21:28 WIB
Warga membawa lampu petromaks untuk penerangan di tenda pengungsian kawasan Palu Barat, Senin (8/10). Berdasarkan data BNPB mengungsi akibat gempa dan tsunami Palu sebanyak 74.444 warga di 147 titik lokasi pengungsian.ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A Warga membawa lampu petromaks untuk penerangan di tenda pengungsian kawasan Palu Barat, Senin (8/10). Berdasarkan data BNPB mengungsi akibat gempa dan tsunami Palu sebanyak 74.444 warga di 147 titik lokasi pengungsian.

KOMPAS.com - Pasca-gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, ribuan warga Kota Palu dan Donggal memilih mengungsi ke daerah lain.

Di Kota ParePare tercatat pengungsi asal Kota Palu adalah 1.545 jiwa. Sementara itu, tercatat ada 400 pengungsi asal Palu yang tersebar di 22 kecamatan di Kabupaten Luwu.

Bagaimana nasib para pengungsi yang masih bertahan di Kota Palu dan Donggala? Ini faktanya.

1. Pengungsi di Parepare mencapai 1.545 orang

Korban Gempa Palu dan Donggala Tiba di ParepareSuddin Syamsuddin / Kompas. Com Korban Gempa Palu dan Donggala Tiba di Parepare

Mengantisipasi kedatangan para pengungsi dari Sulawesi Tengah, Pemerintah kota Parepare telah menyiapkan gedung besar untuk menampung para pengungsi.

"Dari hari ke hari pengungsi asal Sulteng (yang mengungsi) ke Kota Parepare semakin banyak. Baik itu dari Palu, Sigi dan Donggala. Mereka rata-rata ditampung oleh keluarga dan kerabat," kata Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Selasa (9/10/2018).

Berdasarkan data Posko Pasido, jumlah pengungsi asal Sulteng mencapai 1.545 orang.

“Setelah didata, kami memberikan bantuan berupa makanan, kebutuhan bayi dan pakaian," lanjut Taufan.

Sementara itu, bantuan terus diupayakan untuk membantu para pengungsi tersebut. Salah satunya dari jajaran Kodim 1405 Mallusetasi.

Komandan Letkol Arm. Adi Hamsah, mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan bantuan berupa kebutuhan pokok dari Kodim 1405 Mallusetasi langsung ke para pengungsi di sejumlah titik di kota Parepare.

Baca Juga: Jumlah Pengungsi Sulteng di Parepare Capai 1.545 Jiwa

2. Sekolah di Luwu untuk pelajar korban bencana Sulteng

Pemerintah kabupaten luwu untuk keempat kalinya mengirim bantuan logistik dan relawan ke korban gempa bumi dan tsunami di palu, donggala dan sigi biromaru, rabu (10/10/2018)KOMPAS.com/AMRAN AMIR Pemerintah kabupaten luwu untuk keempat kalinya mengirim bantuan logistik dan relawan ke korban gempa bumi dan tsunami di palu, donggala dan sigi biromaru, rabu (10/10/2018)

Bupati Luwu Andi Mudzakkar mengatakan, 400 pengungsi asal Sulawesi Tengah (Sulteng) tersebar di 22 kecamatan, Kabupaten Luwu. 

“Jumlah pengungsi asal Sulteng di Luwu mencapai 400 orang, saya sudah keluarkan edaran kepada kepala desa agar mencatat semua keluarga yang dilanda bencana di Palu supaya dilaporkan dan selanjutnya akan kita berikan bantuan. Saat ini semua Puskesmas jadi posko bencana korban gempa Palu,” katanya, Kamis (11/10/2018).

Sementara untuk pelajar yang mengungsi, Mudzakkar menginstruksikan kepada kepala sekolah agar menerima siswa dan disiapkan bantuan.

“Saya sudah instruksikan juga kepada kepala sekolah agar diterima disemua tingkatan, tidak ada alasan untuk tidak diterima,” ujarnya.

Baca Juga: Pengungsi Gempa dan Tsunami Asal Palu Capai 400 Orang di Luwu

3. Pengungsi di Sukabumi dapat Warung "Semangat Palu"

Dicky Permana (kiri) memberikan sambutan saat keluarganya yang terdampak bencana Palu tiba dan disambut pejabat di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (9/10/2018)KOMPAS.com/BUDIYANTO Dicky Permana (kiri) memberikan sambutan saat keluarganya yang terdampak bencana Palu tiba dan disambut pejabat di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (9/10/2018)

Satu keluarga yang menjadi korban gempa dan tsunami di Donggala dan Kota Palu, tiba di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (9/10/2018) petang.

Keluarga tersebut terdiri dari seorang lanjut usia (lansia) Yoyom Yuliawati (70) dua anak kandungnya, Selvi Yulianti (32), dan Ria Aryani (29) serta tiga cucunya yakni Aira (7), Kirana (5), dan Renata (3).

Kedatangan kelarga Yoyom disambut dan diterima oleh Kepala Polres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami dan para pejabat di halaman Polres Sukabumi Kota, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Sementara itu, Polres Sukabumi Kota memberikan bantuan kepada keluarga tersebut sebuah warung. Tujuannya agar mereka dapat mempunyai penghasilan setelah berada di Kota Sukabumi.

"Kami bantu usaha warung kecil-kecilan yang kami beri nama warung Semangat Palu," Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro.

Baca Juga: Tiba di Sukabumi, Satu Keluarga Pengungsi Palu Dihadiahi Warung

4. Pelajar yang mengungsi di Makassar mulai bersekolah

Nurlela Sitesya, anak pengungsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengikuti proses belajar di SMP Negeri 8 Makassar. KOMPAS.com/Hendra Cipto Nurlela Sitesya, anak pengungsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengikuti proses belajar di SMP Negeri 8 Makassar.

Pelajar yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang mengungsi ke Kota Makassar mulai mengikuti proses belajar mengajar di sejumlah sekolah yang telah disiapkan.

Data Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, ada 300 anak pengungsi bencana Sulteng yang bersekolah di Kota Makassar. Mereka tersebar di beberapa sekolah, dekat tempat penampungannya.

“Sudah ada 300-an anak korban bencana Sulteng yang dititipkan bersekolah di Makassar mulai dari tingkat TK, SD, dan SMP," kata Wakil Walikota Makassar, Syamsul Rizal, Selasa (9/10/2018).

"Tidak ada sekolah yang ditunjuk khusus buat menerima para siswa dari Sulteng ini untuk dititip belajar,” tambahnya.

Baca Juga: Pengungsi Sulteng di Makassar Mulai Bersekolah

Sumber: KOMPAS.com (Hendro Cipto, Budiyanto, Amran Amir, Suddin Syamsuddin)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR Bukan Anggota Perbakin

2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR Bukan Anggota Perbakin

Megapolitan
Ketua DPR Sebut Penembak Peluru Nyasar Baru Lulus Sertifikasi Tembak Reaksi

Ketua DPR Sebut Penembak Peluru Nyasar Baru Lulus Sertifikasi Tembak Reaksi

Nasional
Satpol PP Jakarta Barat Bongkar Pasar Jabon Besok

Satpol PP Jakarta Barat Bongkar Pasar Jabon Besok

Megapolitan
Pastikan Warga Bisa Gunakan Hak Pilih, Komnas HAM Koordinasi dengan KPU dan Bawaslu

Pastikan Warga Bisa Gunakan Hak Pilih, Komnas HAM Koordinasi dengan KPU dan Bawaslu

Nasional
'Kalau Mereka Mau Tanah Ini, Ayo ke Pengadilan Tunjukkan Sertifikatnya...'

"Kalau Mereka Mau Tanah Ini, Ayo ke Pengadilan Tunjukkan Sertifikatnya..."

Megapolitan
Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR Terancam 20 Tahun Penjara

Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR Terancam 20 Tahun Penjara

Megapolitan
Data Sementara BKN: 1.751.661 Pelamar CPNS 2018 Lolos Seleksi Administrasi

Data Sementara BKN: 1.751.661 Pelamar CPNS 2018 Lolos Seleksi Administrasi

Nasional
Petugas Kebersihan Diduga Telah Masuk Konsulat di Istanbul Sebelum Tim Penyelidik

Petugas Kebersihan Diduga Telah Masuk Konsulat di Istanbul Sebelum Tim Penyelidik

Internasional
2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR adalah PNS Kemenhub

2 Tersangka Kasus Peluru Nyasar di Gedung DPR adalah PNS Kemenhub

Megapolitan
Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Bantah Pasang Iklan di Videotron

Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Bantah Pasang Iklan di Videotron

Nasional
INFOGRAFIK: Implementasi Program Rusunami DP 0 Rupiah

INFOGRAFIK: Implementasi Program Rusunami DP 0 Rupiah

Megapolitan
Meski Krisis Anggaran, Aceh Utara Usulkan Beli Mobil Baru untuk Bupati

Meski Krisis Anggaran, Aceh Utara Usulkan Beli Mobil Baru untuk Bupati

Regional
Kata Bawaslu soal Dugaan Kampanye Videotron Jokowi-Ma’ruf Amin

Kata Bawaslu soal Dugaan Kampanye Videotron Jokowi-Ma’ruf Amin

Nasional
Diperiksa Bawaslu, Siswa SMAN 87 Terbawa Emosi Bela Guru yang Diduga Doktrin Anti-Jokowi

Diperiksa Bawaslu, Siswa SMAN 87 Terbawa Emosi Bela Guru yang Diduga Doktrin Anti-Jokowi

Megapolitan
Jokowi Minta Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Dipertahankan

Jokowi Minta Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Dipertahankan

Nasional
Close Ads X