Ditetapkan Tersangka, Bupati Malang Rendra Kresna Hormati Keputusan KPK - Kompas.com

Ditetapkan Tersangka, Bupati Malang Rendra Kresna Hormati Keputusan KPK

Kompas.com - 11/10/2018, 20:13 WIB
Bupati Malang Rendra Kresna saat ditemui di Pendopo Kabupaten Malang, Selasa (9/10/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Bupati Malang Rendra Kresna saat ditemui di Pendopo Kabupaten Malang, Selasa (9/10/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Bupati Malang Rendra Kresna menerima status hukum sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kuasa hukum Rendra Kresna, Gunadi Handoko, mengatakan, kliennya akan menjalani proses hukum tersebut. Rendra menunjuk tiga orang kuasa hukum. Selain Gunadi Handoko, juga ada Imam Muslich dan Darmadi.

"Iya, saya kira kita hormati saja keputusan KPK, tentunya seperti itu. Kalau kami sebagai penasihat hukum kan tentunya akan melakukan pembelaan hukum secara maksimal," kata Gunadi, Kamis (11/10/2018) malam.

"Iya sesuai dengan wewenang kita juga seperti itu. Iya kalau masalah KPK menetapkan kita hormati lah. Karena itu kewenangannya juga," imbuhnya.

Gunadi menyampaikan, sampai sejauh ini belum ada wacana untuk mengajukan praperadilan dari kliennya itu.

"Saya kira tidak ada (upaya hukum). Kita kooperatif saja. Saya kira kita tidak ada wacana untuk melakukan praperadilan. Kita dorong supaya kooperatif saja. Karena supaya jelas ada kepastian saja," jelasnya.

Baca juga: Dari 22 Lokasi, KPK Sita 15.000 Dollar Singapura dari Rumah Dinas Bupati Malang

Terkait dengan kasus yang disangkakan oleh KPK, Gunadi mengaku belum mendalaminya. Terutama soal kasus suap proyek penyediaan sarana Dinas Pendidikan Kabupaten Malang sebesar Rp 3,45 miliar.

"Kalau gratifikasi ini kan sprindik yang pertama kan. Kalau yang suap saya belum mendalami, belum membaca. Belum ketemu Pak Rendra," ungkapnya.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menetapkan dua perkara terhadap Rendra Kresna. Pertama, Rendra selaku bupati Malang periode 2010-2015 diduga menerima suap terkait penyediaan sarana Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang sebesar Rp 3,45 miliar.

KPK juga menetapkan seseorang dari pihak swasta bernama Ali Murtopo (AM) sebagai pemberi suap.

Baca juga: 4 Fakta Baru Kasus Gratifikasi Bupati Malang, KPK Sita Rp 305 Juta hingga Geledah 10 Kantor OPD

Kedua, Rendra bersama seorang pihak swasta bernama Eryk Armando Talla (EAT) diduga menerima gratifikasi sekitar Rp 3,55 miliar. Dalam perkara ini, Eryk juga ditetapkan sebagai tersangka.


Terkini Lainnya

'Bu, Sekolah Mau Dibongkar Ya?'

"Bu, Sekolah Mau Dibongkar Ya?"

Megapolitan
BNPB: 6 Pesawat Luar Negeri Angkut 103 Ton Bantuan untuk Sulawesi Tengah

BNPB: 6 Pesawat Luar Negeri Angkut 103 Ton Bantuan untuk Sulawesi Tengah

Nasional
Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987, Tanah Jakarta Berwarna Merah....

Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987, Tanah Jakarta Berwarna Merah....

Megapolitan
Jadi Tersangka, Caleg Perindo yang Bagikan Minyak Goreng Tak Didiskualifikasi

Jadi Tersangka, Caleg Perindo yang Bagikan Minyak Goreng Tak Didiskualifikasi

Megapolitan
PAN Dinilai Realistis jika Lebih Pentingkan Pileg daripada Kampanyekan Prabowo

PAN Dinilai Realistis jika Lebih Pentingkan Pileg daripada Kampanyekan Prabowo

Nasional
AS Sulit Diterka, Wapres Kalla Ajak Uni Eropa Pererat Hubungan dengan Asia

AS Sulit Diterka, Wapres Kalla Ajak Uni Eropa Pererat Hubungan dengan Asia

Nasional
Tersangka Peluru Nyasar Pernah Mengikuti Sertifikasi Tembak Reaksi

Tersangka Peluru Nyasar Pernah Mengikuti Sertifikasi Tembak Reaksi

Megapolitan
Di Gresik, Bayar SIM dan SKCK Bisa Pakai Uang Elektronik

Di Gresik, Bayar SIM dan SKCK Bisa Pakai Uang Elektronik

Regional
Menuju Indonesia 4.0 dan Membangun Budaya Penelitian Generasi Milenial

Menuju Indonesia 4.0 dan Membangun Budaya Penelitian Generasi Milenial

Edukasi
BNNP DKI Amankan 6 Orang Penghuni Rusun Jatinegara yang Pakai Narkoba

BNNP DKI Amankan 6 Orang Penghuni Rusun Jatinegara yang Pakai Narkoba

Megapolitan
Pemerintah Negosiasi Ulang Pengembangan Jet Tempur KFX/IFX dengan Korsel

Pemerintah Negosiasi Ulang Pengembangan Jet Tempur KFX/IFX dengan Korsel

Nasional
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemensetneg Ditunda

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemensetneg Ditunda

Nasional
Anggaran untuk Bangun Rusunami DP 0 Rupiah di Cilangkap Rp 350 Miliar

Anggaran untuk Bangun Rusunami DP 0 Rupiah di Cilangkap Rp 350 Miliar

Megapolitan
Berfoto dengan Kontestan Israel, Gelar Miss Earth Lebanon Dicopot

Berfoto dengan Kontestan Israel, Gelar Miss Earth Lebanon Dicopot

Internasional
Kisah Pasukan Oranye Jual Stiker demi Membantu Korban Gempa Sulawesi Tengah...

Kisah Pasukan Oranye Jual Stiker demi Membantu Korban Gempa Sulawesi Tengah...

Megapolitan

Close Ads X