Rumah Hancur Tersapu Air Bah, Suami Tewas, Istri Belum Ditemukan

Kompas.com - 11/10/2018, 19:19 WIB
Rumah Daulat Siagian dan Yunita Sitorus disapu air bah yang meluap dari Sungai Bah Bolon, Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (10/10/2018).Tribun Medan/Tommy Simatupang Rumah Daulat Siagian dan Yunita Sitorus disapu air bah yang meluap dari Sungai Bah Bolon, Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (10/10/2018).

SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Pasangan suami istri meninggal dunia setelah rumah mereka diterjang air yang meluap dari Sungai Bah Bolon, Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (10/10/2018).

Jenazah Daulat Siagian (60) ditemukan warga sekitar 10 kilometer dari rumahnya, tersangkut di batang sawit yang juga diterjang banjir. Sementara itu, istrinya, Yunita boru Sitorus (50), masih dalam pencarian.

Kepala Desa Sahkuda Bayu Suyitno mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Dia mengatakan, pencarian dilakukan oleh ratusan warga sekitar.

"Kabar dari warga istrinya sudah ditemukan. Cuma sulit untuk diangkat ke darat," katanya.


Baca juga: Petugas Evakuasi Buaya di Perbatasan Sungai Cileungsi-Kali Bekasi

Suyitno menjelaskan, hujan yang deras terjadi malam hari mengakibatkan Sungai Bah Bolon meluap. Apalagi, rumah korban berada tepat di pinggir sungai.

"Udah dua kali terjadi banjir begini. Memang curah hujan yang tinggi jadi sungai meluap," ujarnya.

Sungai Bah Bolon yang meluap menyapu rumah pasutri yang terbuat dari semi permanen di pinggir sungai ini.

Baca juga: Medan Banjir Terus, Ini Kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

Selain air yang meluap, kondisi arus sungai juga dalam kondisi deras. Bahkan, air yang meluap naik hingga ke atas jembatan. Tiang pembatas jembatan juga tampak rubuh diterjang banjir.

Mayat korban telah dibawa ke rumah duka. Tidak ada bentuk pencarian yang dilakukan di sekitar tempat kejadian perkara. Hanya pejabat Pemkab Simalungun yang turun menyaksikan dengan menggunakan kemeja putih.

 

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Rumahnya Hanyut Diterjang Banjir Sungai Bah Bolon, Pasutri Ditemukan Meninggal Dunia



Terkini Lainnya

Tarik-menarik Tas dengan Jambret Saat Pulang Mengajar, Istri Pejabat Pemprov Kepri Patah Kaki

Tarik-menarik Tas dengan Jambret Saat Pulang Mengajar, Istri Pejabat Pemprov Kepri Patah Kaki

Regional
Dishub Surabaya Sediakan 997 Bus untuk Layani Pemudik Lebaran

Dishub Surabaya Sediakan 997 Bus untuk Layani Pemudik Lebaran

Regional
Dikira Anggota Geng Motor, Pria Ini Tewas Dilempar Batu

Dikira Anggota Geng Motor, Pria Ini Tewas Dilempar Batu

Regional
5 Fakta Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa, Ulama Bantu Tangkap Pelaku hingga Polsek Dipindah ke Kecamatan

5 Fakta Polsek Tambelangan Sampang Dibakar Massa, Ulama Bantu Tangkap Pelaku hingga Polsek Dipindah ke Kecamatan

Regional
Dana Rp 1,4 Triliun dari Bank Dunia untuk Atasi Sampah Citarum

Dana Rp 1,4 Triliun dari Bank Dunia untuk Atasi Sampah Citarum

Regional
5 Fakta Erupsi Gunung Agung, Buat Kaca Rumah Bergetar hingga 13 Desa Dilanda Hujan Abu

5 Fakta Erupsi Gunung Agung, Buat Kaca Rumah Bergetar hingga 13 Desa Dilanda Hujan Abu

Regional
Tim Mudik Gesit Kompas: 2 Juta Kendaraan Bakal Padati Tol Tangerang Merak, Ini Strategi Pengelola Antisipasi Macet

Tim Mudik Gesit Kompas: 2 Juta Kendaraan Bakal Padati Tol Tangerang Merak, Ini Strategi Pengelola Antisipasi Macet

Regional
Tim Mudik Gesit Kompas: Ini 14 Lokasi Top Up Saldo E-Toll Sepanjang Tol Tangerang-Merak

Tim Mudik Gesit Kompas: Ini 14 Lokasi Top Up Saldo E-Toll Sepanjang Tol Tangerang-Merak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Amankan 6 Pembakar Polsek Tambelangan | Hujan Abu Gunung Agung Guyur 13 Desa

[POPULER NUSANTARA] Polisi Amankan 6 Pembakar Polsek Tambelangan | Hujan Abu Gunung Agung Guyur 13 Desa

Regional
Warga Serahkan 10 Senjata Api ke TNI, Digunakan Saat Kerusuhan Ambon 1999-2003

Warga Serahkan 10 Senjata Api ke TNI, Digunakan Saat Kerusuhan Ambon 1999-2003

Regional
8 Dinas di Aceh Utara Telat Terima THR, Ini Sebabnya

8 Dinas di Aceh Utara Telat Terima THR, Ini Sebabnya

Regional
Setelah Diluluskan dari SMAN 1 Sembalun, Aldi Ingin Kuliah di Fakultas Hukum untuk Bela yang Tertindas

Setelah Diluluskan dari SMAN 1 Sembalun, Aldi Ingin Kuliah di Fakultas Hukum untuk Bela yang Tertindas

Regional
Polsek Tambelangan SampangSementara Pindah ke Kantor Kecamatan

Polsek Tambelangan SampangSementara Pindah ke Kantor Kecamatan

Regional
Kronologi Meninggalnya Bupati Ende, Sempat Berdiskusi Sebelum Jatuh Pingsan

Kronologi Meninggalnya Bupati Ende, Sempat Berdiskusi Sebelum Jatuh Pingsan

Regional
Dua Rumah Warga Ambruk ke Sungai Jelang Berbuka Puasa

Dua Rumah Warga Ambruk ke Sungai Jelang Berbuka Puasa

Regional

Close Ads X