Tangani Korban Gempa, Dokter Tambahan Dikirim ke Pulau Sapudi - Kompas.com

Tangani Korban Gempa, Dokter Tambahan Dikirim ke Pulau Sapudi

Kompas.com - 11/10/2018, 18:39 WIB
Salah satu rumah milik warga di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Sumenep, yang ambruk setelah terjadi gempa pada Kamis (11/10/2018) dini hari.Dok Kecamatan Gayam Salah satu rumah milik warga di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Sumenep, yang ambruk setelah terjadi gempa pada Kamis (11/10/2018) dini hari.

SUMENEP, KOMPAS.com - Untuk mempercepat penanganan korban gempa di Pulau Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep menambah tenaga medis.

Tambahan tenaga medis terdiri dari dua dokter umum dan perawat khusus.

Kepala Dinkes Sumenep, Ahmad Fatoni mengatakan, tambahan tenaga medis dilakukan agar penanganan korban baik yang luka berat, sedang, dan ringan cepat teratasi. 

Selain mengirim tambahan dokter, Dinkes juga menginstruksikan kepala Puskesmas Nonggunong ikut membantu Puskesmas Gayam yang menjadi pusat penanganan para korban.

Baca juga: 246 Rumah di Sumenep Rusak akibat Gempa Situbondo 6,4 Magnitudo

 

Di Puskesmas Gayam, jumlah korban yang dirawat mencapai belasan.

"Korban yang bisa ditangani di pusmeskas tak perlu dirujuk ke RSUD Sumenep. Kami menerima info ada tiga korban luka berat karena gegar otak ringan dan patah tulang, akan dirujuk ke Sumenep," ujar Fatoni, Kamis (11/10/2018).

Camat Gayam, Moh Mansur membenarkan jika ada tiga korban yang akan dirujuk ke RSUD Sumenep.

Malam ini, para korban akan langsung dirujuk bersamaan dengan kapal yang berlayar ke Pelabuhan Kalianget.

Hingga kini, Pemkab Sumenep sudah mendirikan posko penanganan gempa di Kecamatan Gayam. Posko tersebut akan melayani masyarakat 24 jam.

Baca juga: Fakta di Balik Gempa Sumenep, Dampak hingga Santunan Korban Meninggal

 

Di posko ada beberapa petugas dari staf kecamatan, Polsek Gayam, Koramil Gayam, dan dibantu anggota BPBD Sumenep.

"Petugas dari beberapa unsur sudah bergerak ke rumah-rumah warga yang terkena musibah untuk melakukan pendataan. Untuk perbaikannya, masih menunggu petunjuk dari pimpinan," ungkap Moh Mansur.



Close Ads X