Soekarwo: 3 Pekan, Perbaikan Rumah Rusak Akibat Gempa Rampung - Kompas.com

Soekarwo: 3 Pekan, Perbaikan Rumah Rusak Akibat Gempa Rampung

Kompas.com - 11/10/2018, 18:29 WIB
Gubernur Jatim SoekarwoKOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Gubernur Jatim Soekarwo

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menarget 246 rumah rusak akibat gempa di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, rampung diperbaiki 3 pekan ke depan.

"Targetnya, 3 pekan ke depan perbaikan rumah rusak dan pembangunan rumah yang rusak berat sudah selesai. Besok bahan baku semen sudah bisa dikirim," katanya, Kamis (11/10/2018).

Pembangunan rumah rusak di Pulau Sapudi, sambung Soekarwo, ditanggung seluruhnya oleh Pemprov Jawa Timur, dengan tenaga melibatkan polisi dan Satuan Zeni Angkatan Darat.

"Malam ini sedang dihitung pasukan polisi dan Zeni yang akan dikirim ke Pulau Sapudi," ungkapnya.


Baca juga: Soekarwo: Pemulihan Bencana di Sumenep Harus Diselesaikan Secepatnya

Akibat gempa dengan kekuatan magnitudo 6,4 di 55 kilometer timur laut Situbondo, yang terjadi Kamis dini hari tadi, sebanyak 246 rumah warga di Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep dilaporkan rusak.

Rumah rusak tersebar di 2 kecamatan di Pulau Sapudi yakni di Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nunggunung.

Di Kecamatan Gayam, ada 210 yang rusak. 30 rumah rusak berat, 80 rumah rusak sedang, dan 100 rumah rusak ringan.

Sementara di Kecamatan Nunggunung, ada 36 rumah warga yang rusak, 1 di antaranya rusak parah dan sisanya kategori berat dan ringan.

Baca juga: 246 Rumah di Sumenep Rusak akibat Gempa Situbondo 6,4 Magnitudo

 

Dari total rumah yang rusak, ada 2 rumah yang rata dengan tanah, dan mengakibatkan korban jiwa.

Akibat gempa yang tidak berpotensi tsunami itu, 27 warga Pulau Sapudi menjadi korban, 3 di antaranya meninggal dunia. 


Terkini Lainnya

Dukungan Kader PAN Menambah Kekuatan Jokowi-Ma'ruf di Daerah

Dukungan Kader PAN Menambah Kekuatan Jokowi-Ma'ruf di Daerah

Nasional
7 Kisah Jimmy Lolos dari Tragedi di Nduga Papua, Dua Kali Tertangkap KKB hingga 16 Jam Terjebak Baku Tembak

7 Kisah Jimmy Lolos dari Tragedi di Nduga Papua, Dua Kali Tertangkap KKB hingga 16 Jam Terjebak Baku Tembak

Regional
Pasca-Putusan MK, Komisi VIII Akan Revisi Aturan Usia Perkawinan Bagi Perempuan

Pasca-Putusan MK, Komisi VIII Akan Revisi Aturan Usia Perkawinan Bagi Perempuan

Nasional
4 Pencuri Bobol Gardu PLN, 1 Pelaku Tewas Tersengat Listrik

4 Pencuri Bobol Gardu PLN, 1 Pelaku Tewas Tersengat Listrik

Regional
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pedagang Parsel Musiman Menjamur di Cikini

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pedagang Parsel Musiman Menjamur di Cikini

Megapolitan
PSI: Putusan MK Kemenangan Kecil untuk Perempuan

PSI: Putusan MK Kemenangan Kecil untuk Perempuan

Nasional
Ini Pengakuan Korban-korban Penipuan DP Rumah Murah di Tangsel

Ini Pengakuan Korban-korban Penipuan DP Rumah Murah di Tangsel

Megapolitan
Korupsi Anggaran Makan dan Minum, Sekda dan 2 Anak Buahnya Ditahan

Korupsi Anggaran Makan dan Minum, Sekda dan 2 Anak Buahnya Ditahan

Regional
Berkas Perkara Tersangka Penyuap Bupati Malang Diserahkan ke PN Tipikor Surabaya

Berkas Perkara Tersangka Penyuap Bupati Malang Diserahkan ke PN Tipikor Surabaya

Nasional
Polisi Temukan Tabung Gas 'He' yang Selangnya Tersambung ke Plastik di Wajah Eril Dardak

Polisi Temukan Tabung Gas "He" yang Selangnya Tersambung ke Plastik di Wajah Eril Dardak

Regional
Rusia Ancam Blokir Google Jika Tak Larang Situs Web Tertentu

Rusia Ancam Blokir Google Jika Tak Larang Situs Web Tertentu

Internasional
Dua Mayat Ditemukan Hanyut di Sungai Kampar Riau

Dua Mayat Ditemukan Hanyut di Sungai Kampar Riau

Regional
Tim U-19 dan U-16 Akan Ramaikan Pawai Kemenangan Persija

Tim U-19 dan U-16 Akan Ramaikan Pawai Kemenangan Persija

Megapolitan
Perancis Desak Massa Rompi Kuning Tunda Demonstrasi

Perancis Desak Massa Rompi Kuning Tunda Demonstrasi

Internasional
Kenangan Emil Dardak terhadap Adiknya sebagai Caleg Muda yang Gigih

Kenangan Emil Dardak terhadap Adiknya sebagai Caleg Muda yang Gigih

Megapolitan

Close Ads X