Nur Syamsiyah, Putri Penjual Cilok, Jadi Lulusan Terbaik FISIP Unair dengan IPK 3,90

Kompas.com - 11/10/2018, 16:41 WIB
Nur Syamsiyah berpose di depan pintu gerbang FISIP Unair, Kamis (11/10/2018). KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALNur Syamsiyah berpose di depan pintu gerbang FISIP Unair, Kamis (11/10/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Nur Syamsiyah masih sibuk menerima ucapan selamat dari teman-temannya di kampus, Kamis (11/10/2018).

Baru 2 hari, perempuan berkerudung itu diwisuda menjadi sarjana sosial Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Bahkan perempuan 21 tahun itu dinobatkan sebagai lulusan terbaik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unair Surabaya dengan IPK mendekati sempurna, yakni 3,90.

Prestasi akademik yang diraihnya menjadi kebanggaan dirinya sekaligus keluarga. Bagaimana tidak, Syam, panggilan akrabnya, hanya putri seorang penjual cilok. Sementara ibunya seorang penjual nasi kotak.

"Saya justru bangga, orangtua saya penjual cilok, saya lulusan terbaik. Semoga menjadi inspirasi bagi semuanya," kata perempuan kelahiran Surabaya, 5 Maret 1997 itu di kampus Unair Surabaya, Kamis (11/10/2018).

Baca juga: Herayati, Anak Pengayuh Becak, Lulus ITB dengan Predikat Cum Laude

Lahir di tengah keluarga yang sederhana, Syam menjalani masa perkuliahan dengan tekun. Tidak jarang, dia harus mencari peluang pekerjaan untuk menambah penghasilan keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masuk kuliah sejak 2014, sejumlah pekerjaan sampingan pernah dijalankan seperti menjadi guru ngaji, hingga menjadi tenaga peneliti.

"Saya juga pernah menjadi kasir di tempat rental game selama sebulan," tambahnya.

Lulus jenjang S1, Syam berencana melanjutkan kuliah di jenjang pascasarjana. Unair menawari Syam untuk berkuliah kembali di Unair tanpa tes dan tanpa biaya.

"Ini kesempatan emas bagi saya. Dosen-dosen saya juga menyarankan agar diambil. Tapi, sambil jalan, saya coba daftar S2 di luar negeri. Saya ingin di Lund University Swedia," ujarnya.

Baca juga: Anaknya Cum Laude, Tukang Sate Gratiskan Dagangannya di Arena Wisuda

Lulus pascasarjana nanti, Syam berangan-angan akan tetap berkarir di dunia akademik dengan menjadi dosen.

"Karena dengan menjadi pendidik, saya bisa memberikan kontribusi gagasan dan pemikiran untuk membangun bangsa," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.