Tendang Ibu karena Dilarang Jual Ganja, Heri Ditembak Polisi - Kompas.com

Tendang Ibu karena Dilarang Jual Ganja, Heri Ditembak Polisi

Kompas.com - 11/10/2018, 15:44 WIB
Polisi memperlihatkan barang bukti ganja dari pelaku penganiayaan di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (11/10/2018) dini hari.KOMPAS.com/Masriadi Polisi memperlihatkan barang bukti ganja dari pelaku penganiayaan di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (11/10/2018) dini hari.

ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Tim Polsek Julok, Kabupaten Aceh Timur, menembak seorang tersangka pelaku penganiayaan dan pemilik ganja di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (11/10/2018) dini hari.

Kapolsek Julok AKP Surwanto menyebutkan, pelaku penganiayaan bernama Heri Yandi (29). Dia ditangkap di rumahnya.

“Awalnya adik pelaku, Muhajir, melapor ke polsek bahwa dia dibacok pada bagian tangan. Bahkan ibu dan ayahnya juga dilempari batu oleh pelaku. Laporan itu kita tindaklanjuti dan menangkapnya,” sebut Kapolsek.

Pelaku ribut dengan keluarganya karena jengkel dinasihati orangtua agar tidak menjual ganja kering ke masyarakat desa. Tidak terima, pelaku membacok adiknya dan menendang pinggang ibunya.

Saat ditangkap, sambung Kapolsek, pelaku melawan petugas. Bahkan, pelaku menyerang petugas dan berusaha melarikan diri.

Baca juga: IRT Mengaku Jual Ganja untuk Kebutuhan Dapur dan Beli Baju Daster

Polisi kemudian memberikan tembakan peringatan. Namun pelaku tetap melawan.

“Saat kejadian tiba-tiba listrik padam, di situlah petugas membidik kakinya. Meski telah ditembak, pelaku tetap melawan petugas, dan akhirnya berhasil kita tangkap," terang Kapolsek.

Barang bukti yang disita yaitu satu parang, plastik berisi ganja seberat 25 gram dan satu telepon seluler.

Baca juga: Bawa Ganja, 2 Perempuan Ini Ditangkap Saat Besuk Narapidana

Saat ini, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Graha Bunda, Idi, Aceh Timur, untuk penanganan medis.

“Dia dijaga petugas,” pungkas Kapolsek.



Close Ads X