IRT Mengaku Jual Ganja untuk Kebutuhan Dapur dan Beli Baju Daster

Kompas.com - 10/10/2018, 21:11 WIB
NH (45) ibu rumah tangga warga Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, memperlihatkan ganja barang bukti miliknya di Mapolres Aceh Utara, Rabu (10/10/2018). Dokumentasi Polres Aceh UtaraNH (45) ibu rumah tangga warga Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, memperlihatkan ganja barang bukti miliknya di Mapolres Aceh Utara, Rabu (10/10/2018).

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Polisi menangkap seorang ibu rumah tangga, berinisial NH (45) di rumahnya Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (10/10/2018).

Wanita paruh baya ini ditangkap atas pengembangan dua pengedar ganja yang ditangkap pada hari yang sama berinisial SM (22) dan K (22) di bawah jembatan Desa Teupin Gapeuh, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara.

Kasat Narkoba Polres Aceh Utara, AKP Ildani Ilyas menyebutkan, awalnya polisi menangkap dua pria SM dan K, dari keduanya disita tujuh paket ganja seberat 32, 54 gram.

“Keduanya mengaku mengambil ganja itu dari Ibu NH. Karena itu, kita tangkap ibu itu di rumahnya dengan barang bukti ganja di rumah itu seberat 63 gram dibungkus dalam 13 paket kecil,” imbuh AKP Ildani.

Baca juga: Penumpang Penerbangan di Kanada Akan Diizinkan Bawa Ganja ke Dalam Pesawat

Dia menyebutkan, saat ini polisi telah menetapkan ketiganya sebagai tersangka pengedar narkotika jenis ganja tersebut. Ketiganya pun terpaksa mendekam di tahanan Polres Aceh Utara.

“Menurut pengakuan Ibu NH, dia menjual ganja dengan alasan memenuhi kebutuhan dapur, faktor ekonomi. Selain itu, laba dari menjual ganja itu dia gunakan juga untuk membeli pakaiannya sehari-hari yakni baju daster,” bebernya.

Saat ini, sambung AKP Ildani, polisi masih mengembangkan penyidikan terhadap ketiga tersangka tersebut. Diharapkan seluruh jaringan bisnis ganja ketiganya bisa ditangkap.

“Kami imbau juga agar masyarakat terus melaporkan jika ada gelagat pengedar narkotika di daerahnya, agar kita segera menangkap dan memprosesnya secara hukum,” pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Fakta Guru Cabuli Murid 4 Tahun, Berawal dari Medsos dan Ancaman Sebar Foto Tanpa Busana

Regional
[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

[POPULER NUSANTARA] Nekat Curi Ponsel di Ruang Isolasi Covid-19 | Viral Video Bahar Bin Smith di Nusakambangan

Regional
Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Wagub Kaltim Klaim Siap Terapkan New Normal

Regional
4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

4 Guru Honorer Tewas Tenggelam Saat Perahu yang Ditumpangi Terbalik, Ini Kronologinya

Regional
Fakta Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona, Terekam CCTV hingga Curi 2 Ponsel

Fakta Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona, Terekam CCTV hingga Curi 2 Ponsel

Regional
Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Perahu Terbalik saat Hendak Ziarah, 4 Guru Honorer di Ogan Ilir Tewas Tenggelam

Regional
Terseret Banjir Masuk Gorong-gorong, Bocah 10 Tahun Tewas

Terseret Banjir Masuk Gorong-gorong, Bocah 10 Tahun Tewas

Regional
Kabar Baik, Dua Hari Jumlah Pasien Positif Covid-19 di DIY Tak Bertambah, Ini Penjelasannya

Kabar Baik, Dua Hari Jumlah Pasien Positif Covid-19 di DIY Tak Bertambah, Ini Penjelasannya

Regional
Main Air saat Banjir, Seorang Remaja Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Main Air saat Banjir, Seorang Remaja Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Regional
'Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan'

"Saya Memilih Berhadapan dengan Virus Ini, daripada Masyarakat Mati Kelaparan"

Regional
Klaster Covid-19 di Bondowoso Diubah Jadi Kampung Tangguh

Klaster Covid-19 di Bondowoso Diubah Jadi Kampung Tangguh

Regional
3.750 Rumah hingga Kantor Kecamatan di Cilacap Terendam Banjir Rob

3.750 Rumah hingga Kantor Kecamatan di Cilacap Terendam Banjir Rob

Regional
Kapolres Jadi Korban Akun Facebook Palsu, Pelaku Peras Ratusan Ribu hingga Jutaan

Kapolres Jadi Korban Akun Facebook Palsu, Pelaku Peras Ratusan Ribu hingga Jutaan

Regional
Cerita Maling Tak Sadar Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19 di Ruang Isolasi...

Cerita Maling Tak Sadar Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19 di Ruang Isolasi...

Regional
Pemda di NTT Siapkan Tempat Karantina Bagi 5.000 TKI yang Pulang

Pemda di NTT Siapkan Tempat Karantina Bagi 5.000 TKI yang Pulang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X