Yusril: Kalau Pak Amien Rais Punya Bukti Korupsi, Datangi Saja KPK - Kompas.com

Yusril: Kalau Pak Amien Rais Punya Bukti Korupsi, Datangi Saja KPK

Kompas.com - 10/10/2018, 20:53 WIB
Yusril Ihza MahendraKOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Yusril Ihza Mahendra

SURABAYA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, menyebut Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, membuat gaduh.

Kegaduhan berasal dari pernyataan Amien Rais soal akan membongkar kasus korupsi yang mengendap di Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

"Kalau Pak Amien punya bukti kasus korupsi serahkan saja ke KPK. Jangan membuat kegaduhan di tengah suasana politik yang sedang hangat," kata Yusril seusai menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (10/10/2018).

Dia berharap, apa yang dikatakan Amien Rais tidak menjadi polemik baru berkepanjangan, yang berpotensi memecah belah.


Baca juga: Polisi: Pak Amien Rais Itu Negarawan, Wajar Diperiksa di Ruang Nyaman


Yusril juga meminta Amien Rais tidak risau karena dirinya diperiksa dalam kasus kebohongan publik yang dilakukan Ratna Sarumpaet.

"Diperiksa sebagai saksi itu sudah biasa, tidak usah risau. Tapi saya menghargai beliau datang ke kantor polisi untuk diperiksa," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Amien Rais mengatakan, setelah dia diperiksa polisi sebagai saksi kasus kebohongan Ratna Sarumpaet Rabu (10/10/2018), dia akan mengungkapkan sebuah fakta terkait kasus korupsi yang ditangani KPK.

Menurut Amien, kasus tersebut telah lama mengendap di KPK dan tak kunjung tuntas. Namun, ia tidak menjelaskan secara detail terkait pernyataannya tersebut. 


Terkini Lainnya

17 Desember, 120 Unit Huntara di Sulawesi Tengah Siap Dihuni

17 Desember, 120 Unit Huntara di Sulawesi Tengah Siap Dihuni

Nasional
Tantangan Literasi Era Digital dan Peribahasa 'Kebo Nyusu Gudel'

Tantangan Literasi Era Digital dan Peribahasa "Kebo Nyusu Gudel"

Edukasi
Menurut Menteri Perdagangan, Pasar Tradisional Kini Sudah Mulai Naik Kelas

Menurut Menteri Perdagangan, Pasar Tradisional Kini Sudah Mulai Naik Kelas

Nasional
Pelaku Pencabulan Menjerit Kesakitan, Eksekusi Cambuk Sempat Dihentikan

Pelaku Pencabulan Menjerit Kesakitan, Eksekusi Cambuk Sempat Dihentikan

Regional
La Nyalla Akui Jokowi PKI Hanya Karangan, Ini Kata Airlangga Hartarto

La Nyalla Akui Jokowi PKI Hanya Karangan, Ini Kata Airlangga Hartarto

Nasional
DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Pembangunan Pusat Kuliner Pluit

Megapolitan
Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Pastikan Gunung Merapi Aman Jelang Natal dan Tahun Baru, Menteri Jonan Tinjau Pos Pantau di Yogyakarta

Regional
Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Polri dan TNI Diminta Bersinergi Usut Tuntas Perusakan Polsek Ciracas

Nasional
PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

PDI-P Ingatkan Gerindra dan PKS, Wagub DKI Jangan Jadi Ban Serep

Megapolitan
Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Guru Besar Ilmu Komunikasi Unair Bermimpi Go-Jek Bisa Gantikan Whatsapp

Nasional
Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Penghapusan Sanksi PKB, Samsat Jakarta Barat Tambah Jam Pelayanan

Megapolitan
Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Regional
Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Pohon Natal Tertinggi di Asia Tenggara di Siantar Dipercantik

Regional
Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Mitra Kukar Terdegradasi, Dukungan Mitman Tetap Militan Sampai Mati

Regional
'Taxiway' Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

"Taxiway" Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

Regional

Close Ads X