Petugas Evakuasi Buaya di Perbatasan Sungai Cileungsi-Kali Bekasi

Kompas.com - 10/10/2018, 20:16 WIB
Seekor buaya ditemukan petugas UPK Badan Air yang sedang membersihkan Kali Anak Ciliwung di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).Dokumentasi Pribadi/ Sabar Seekor buaya ditemukan petugas UPK Badan Air yang sedang membersihkan Kali Anak Ciliwung di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat berupaya mengevakuasi 3 ekor buaya di perbatasan Sungai Cileungsi- Kali Bekasi, Rabu (10/10/2018).

Laporan atas keberadaan tiga ekor buaya berjenis muara dan senyulong itu pertama kali diterima petugas pada Sabtu (6/10/2018).

Anggota Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah I Jawa Barat, Aman Sujianam mengatakan, dari hasil perburuan selama 4 hari ini, baru satu ekor buaya yang berhasil dievakuasi dari sungai tersebut.

Kata Anam, buaya yang sudah dievakuasi oleh petugas gabungan tersebut berjenis buaya muara dengan panjang 1,3 meter.

"Kami baru dapat satu ekor. Itu jenis buaya muara. Masih ada dua buaya lagi, satu jenis muara dan satunya lagi jenis senyulong," ucap Aman, saat dikonfirmasi.

Aman menyebut, pihaknya belum bisa memastikan sudah berapa lama buaya-buaya tersebut berada di sungai itu.

Sejauh ini, sambung Aman, pihaknya masih melakukan monitoring terhadap keberadaan dua ekor buaya yang belum tertangkap.

"Ini masih kami monitor. Karena itu kan sungai lepas, jadi bisa repot kalau kabur ke tempat lain," kata Aman.

Baca juga: Pencarian Buaya di Kali Anak Ciliwung Diakhiri Besok

"Jadi nangkapnya enggak diuber-uber gitu. Kami pakai alat setrum, tapi enggak membahayakan satwa tersebut," tambahnya.

Dia pun memastikan, evakuasi terhadap buaya tersebut akan terus dilakukan hingga semuanya tertangkap.

Kemunculan buaya-buaya di perbatasan sungai Kabupaten Bogor dengan Kota Bekasi itu viral setelah masyarakat setempat mempostingnya di media sosial.

Laporan itu kemudian ditindak lanjuti dengan pengerahan petugas gabungan dari sejumlah komunitas dan Dinas Lingkungan Hidup dari dua wilayah, yaitu Kabupaten Bogor dan Bekasi, sejak beberapa hari lalu. 



Terkini Lainnya


Close Ads X