Ridwan Kamil Minta BIJB Fokus Garap Penerbangan Domestik

Kompas.com - 10/10/2018, 11:06 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Managing Director Lion Air Kapten Daniel Putut Kuncoro Adi dan Direktur Utama BIJB Virda Dimas Eka Putra saat berbincang dalam program Jabar Punya Informasi (Japri) dengan bahasan kesiapan penerbangan jemaah umrah perdana melalui Bandara Kertajati, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (9/10/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Managing Director Lion Air Kapten Daniel Putut Kuncoro Adi dan Direktur Utama BIJB Virda Dimas Eka Putra saat berbincang dalam program Jabar Punya Informasi (Japri) dengan bahasan kesiapan penerbangan jemaah umrah perdana melalui Bandara Kertajati, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (9/10/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwan Kamil meminta PT Bandara Internasional Jawa Barat ( BIJB) selaku pengelola Bandara Kertajati untuk memprioritaskan rute penerbangan domestik.

Ridwan Kamil mengaku belum berani untuk mempromosikan Bandara Kertajati di level internasional lantaran belum siapnya infrastruktur penunjang di sekitar bandara.

"Kita realistis, penuhi yang paling esensial. Kalau nanti kita promosi maksimal, bandara keren, pas keluar pintu (bandara) riweuh (semrawut) kan citranya jadi buruk. Sementara ini maksimalkan destinasi wisata dalam negeri dulu," tutur Emil, sapaan akrabnya, Rabu (10/10/2018).

Emil menjelaskan, pasar internasional bisa dirangkul jika konektivitas menuju bandara sudah terhubung. Selain tengah mempersiapkan wisata baru di sekitar bandara, Pemprov Jabar juga terus mengebut proyek tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisundawu).

Baca juga: 13 Oktober, Penerbangan Umroh Perdana dari Bandara Kertajati

"Itu paling ideal, dalam setahun, dua tahun ke depan. Kalau Cisumdawu sudah konek, pariwisata Majalengka juga mampu, kita baru akan jor-joran promosi. Saya kira bandara ini harus kita maksimalkan sesuai niat dan tujuan," kata Emil.

Ia menggarisbawahi jika kehadiran Bandara Kertajati bukan hanya mengurusi rute penerbangan semata. Melainkan, melahirkan potensi ekonomi baru di wilayah utara Jawa Barat. Sebab itu, ia berharap pengembangan Bandara Kertajati bisa dilakukan secara bertahap.

"Harap diingat BIJB bukan hanya urusan kebandaraan, tapi ekonomi, soal kelogistikan. Ujungnya khusus Pantura akan menjadi pusat pertumbuhan luar biasa. Itu mimpi besarnya. Setiap bayi lahir masih merangkak, pelan-pelan hingga betul-betul siap menampung," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Eka Putra menjelaskan, BIJB memang menargetkan adanya 14 rute penerbangan baru di akhir 2018. Dari jumlah tersebut, iga diantaranya merupakan rute internasional menuju Singapura, Malaysia, dan Arab Saudi. Pada 13 Oktober nanti, Bandara Kertajati akan memulai perjalanan perdananya mengantar jemaah umroh menuju tanah suci.

"Ya gak apa-apa Domestik dan internasional kita lihat kan gak langsung banyak. Dan memang dari 14, 11 diantaranya penerbangan domestik, tiganya internasional. Saudi, Singapura, dan Malaysia. Pengajuannya sudah banyak, tinggal direalisasikan saja," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X